Pasokan LPG 3 Kg di Kendal Melimpah Selama Ramadan, Penambahan 15 Ribu Tabung Cegah Kelangkaan Gas Melon

Pasokan LPG 3 Kg di Kendal Melimpah Selama Ramadan, Penambahan 15 Ribu Tabung Cegah Kelangkaan Gas Melon
ABDUL GHOFUR AMAN - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meninjau stok dan distribusi elpiji 3 kilogram di SPBE Kendal, Selasa (10/3/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Masyarakat Kabupaten Kendal kini tidak perlu lagi khawatir akan ancaman kelangkaan gas elpiji 3 kilogram atau “gas melon” selama bulan suci Ramadan hingga Idulfitri 1447 H. Pengelola Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Kendal memastikan pasokan bahan bakar bersubsidi tersebut dalam kondisi aman, bahkan distribusinya terus ditambah.

Guna merespons kebutuhan masyarakat yang meningkat, pihak SPBE telah menambah pasokan sebanyak tiga kali selama periode Ramadan. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa tenang kepada warga agar tidak terjadi penumpukan pembelian yang tidak perlu.

Manajer SPBE Kabupaten Kendal, Wisnu Prasetya, menegaskan bahwa hingga saat ini total penambahan telah mencapai angka belasan ribu tabung demi menjaga stabilitas stok di lapangan.

Baca Juga:Bupati Kendal Dyah Kartika Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran, Harga Cabai Masih FluktuatifPuncak Arus Mudik 2026 Diprediksi 18 Maret, Pemkab dan Polres Batang Siapkan Pengamanan Ekstra

“Selama Ramadan ini kami sudah melakukan penambahan pasokan sebanyak tiga kali hingga saat ini,” kata Wisnu saat ditemui di lokasi pengisian, Selasa (10/3/2026).

Kapasitas Pengisian Meningkat

Wisnu menjelaskan bahwa meskipun permintaan masyarakat masih dalam taraf normal, pihaknya tidak mau kecolongan. SPBE Kendal memiliki kapasitas pengisian rutin sekitar 42 ton elpiji per hari. Angka ini dipastikan akan melonjak seiring dengan kebijakan penambahan kuota menjelang Lebaran.

“Permintaan masih normal, tapi beberapa hari ke depan kami rencanakan ada penambahan lagi untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Dengan adanya penambahan pasokan, tentu produksinya bisa lebih dari 40 ton per hari,” ujarnya menambahkan.

Tugas SPBE sendiri adalah memastikan pengisian tabung berjalan lancar untuk kemudian disalurkan ke agen-agen resmi yang tersebar di seluruh wilayah Kendal.

Bupati Imbau Warga Tidak ‘Panic Buying’

Kepastian amannya stok LPG ini juga diperkuat oleh hasil tinjauan lapangan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Bupati yang akrab disapa Mbak Tika ini melakukan inspeksi langsung ke SPBE untuk memantau proses produksi dan ketersediaan gas bagi rakyatnya.

Tika mengakui sempat muncul fenomena panic buying di tengah masyarakat. Hal ini terjadi karena sebagian warga merasa khawatir pasokan akan tersendat saat mendekati hari raya, sehingga mereka menyetok lebih banyak tabung di rumah.

0 Komentar