Aksi Sosial Siswa SDN 1 Pucakwangi Kendal, Bagikan Ratusan Takjil Gratis untuk Pendidikan Karakter

Aksi Sosial Siswa SDN 1 Pucakwangi Kendal, Bagikan Ratusan Takjil Gratis untuk Pendidikan Karakter
ABDUL GHOFUR BERBAGI TAKJIL - Siswa dan guru SDN 1 Pucakwangi Kecamatan Pageruyung, Kendal berbagi takjil kepada pengguna jalan, Selasa (10/3/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Momentum Ramadan dimanfaatkan oleh SD Negeri 1 Pucakwangi, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, untuk memberikan pelajaran hidup di luar buku teks. Pada Selasa sore, 10 Maret 2026, ratusan paket takjil dibagikan secara gratis kepada para pengguna jalan yang melintas di depan sekolah sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis empati.

Sekitar pukul 16.30 WIB, suasana di jalan raya Pucakwangi mendadak riuh namun tertib. Para guru, staf, serta siswa kelas IV hingga VI tampak bersemangat menyapa pengendara motor maupun mobil. Mereka menyodorkan paket berisi gorengan, bolu kukus, kurma, hingga es buah segar bagi warga yang sedang dalam perjalanan pulang menjelang waktu berbuka.

Kepala SDN 1 Pucakwangi, Jamaludin, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah strategi sekolah untuk membentuk kepribadian siswa agar peduli terhadap lingkungan sosial sejak usia dini.

Baca Juga:Warga Bandengan Tak Lagi Kebanjiran, Kodim 0710 Pekalongan Rampungkan Jalan Rabat Beton Gang SengkuyungBulog Salurkan 2,4 Juta Ton Beras di Kendal, 122 Ribu Keluarga Terima Bantuan Pangan Hari Ini

“Kami ingin anak-anak belajar langsung tentang empati dan kepedulian. Berbagi tidak harus menunggu kaya. Dari hal kecil seperti takjil ini, mereka belajar bahwa kebahagiaan juga lahir dari memberi,” tegas Jamaludin di sela-sela aksi sosial tersebut.

Hasil Gotong Royong dan Edukasi Kerja Sama

Seluruh paket takjil yang dibagikan merupakan buah dari semangat gotong royong internal sekolah. Para guru dan karyawan secara sukarela menyisihkan donasi untuk pengadaan bahan makanan. Persiapan pun dilakukan secara mandiri, di mana para siswa turut dilibatkan dalam proses pengemasan sejak pagi hari.

Koordinator kegiatan, Iklima, menjelaskan bahwa keterlibatan aktif siswa bertujuan untuk melatih aspek kedisiplinan dan tanggung jawab kolektif.

“Anak-anak tidak hanya membagikan takjil, tetapi juga ikut menyiapkan sejak pagi. Di sini mereka belajar kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab secara langsung,” ungkap Iklima.

Apresiasi dari Pengguna Jalan

Meski volume kendaraan sempat meningkat, pembagian takjil berlangsung kondusif berkat pengaturan dari pihak keamanan setempat. Aksi ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar yang merasa terbantu.

Nasiah, salah satu warga Desa Parakan Sebaran yang melintas, mengapresiasi inisiatif sekolah tersebut. Menurutnya, aksi ini sangat bermanfaat bagi pengendara yang tidak sempat mencari makanan pembuka di tengah perjalanan.

0 Komentar