RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Kabar gembira datang dari wilayah pesisir Kota Pekalongan. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang menyasar Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara, resmi dinyatakan tuntas 100 persen.
Penutupan program tersebut ditandai dengan upacara khidmat di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, Rabu (11/3/2026) pagi. Kini, warga di RW 03 dan RW 05 Kelurahan Bandengan bisa bernapas lega karena akses jalan lingkungan mereka yang sebelumnya kerap terendam banjir dan rob, telah disulap menjadi jalan rabat beton yang kokoh.
Komandan Kodim 0710/Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, mengungkapkan bahwa proyek fisik ini terbagi dalam tiga segmen dengan total panjang mencapai 212 meter. Menariknya, ketebalan cor beton dibuat hingga 40 sentimeter untuk memastikan jalan tetap awet meski berada di wilayah rawan air.
Baca Juga:Arus Mudik Lebaran 2026, Pembatasan Operasional Truk di Batang Berlaku Mulai 13 Maret, Ini AturannyaMudik Tenang! Peserta BPJS Kesehatan Bisa Berobat di Luar Kota Saat Libur Lebaran 2026, Ini Syaratnya
“Penutupan TMMD Sengkuyung tahun 2026 ini menandai selesainya pembangunan jalan rabat beton di RW 03 dan RW 05 Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara, yang terbagi dalam tiga segmen,” ujar Letkol Garry di sela-sela peresmian jalan yang kini diberi nama “Gang Sengkuyung” tersebut.
Bebas Banjir dan Dongkrak Ekonomi
Sebelum disentuh program TMMD, jalur ini merupakan titik langganan banjir rob yang menghambat mobilitas warga. Namun, berkat sinergi TNI, Polri, pemerintah kota, hingga masyarakat setempat, tantangan medan yang berat berhasil diatasi tepat waktu.
“Kalau melihat kondisi sebelumnya, jalan ini sering terkena banjir, baik karena rob maupun curah hujan. Sekarang alhamdulillah sudah bisa dilalui masyarakat dan sudah diresmikan dengan nama Gang Sengkuyung. Berkat kerja keras semua pihak, hingga hari ini semuanya dapat diselesaikan 100 persen,” tegasnya bangga.
Senada dengan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto, mengapresiasi kolaborasi lintas sektoral ini. Menurutnya, infrastruktur yang layak adalah kunci utama dalam meningkatkan kesehatan lingkungan serta kesejahteraan ekonomi warga setempat.
Warga: Terima Kasih TNI!
Ketua RW 03 Kelurahan Bandengan, Krisnawati, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, pembangunan ini bukan sekadar jalan baru, melainkan harapan baru agar wilayahnya terbebas dari genangan air yang selama ini menghantui.
