RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Momen bulan suci Ramadan turut dimanfaatkan sebagai ajang untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama pekerja di sektor pendidikan. Hal ini diwujudkan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PCNU Kota Pekalongan dengan memberikan tali asih serta bingkisan kepada para tenaga kebersihan madrasah dan sekolah di wilayahnya.
Penyerahan apresiasi tersebut dilangsungkan secara simbolis di sela-sela agenda konsolidasi dan koordinasi bersama para kepala madrasah dan sekolah Ma’arif NU se-Kota Pekalongan bertempat di Gedung Aswaja, Rabu (11/3/2026).
Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kota Pekalongan, Muhammad Subhan, memaparkan bahwa bingkisan tali asih ini disalurkan kepada 30 tenaga kebersihan yang bernaung di bawah yayasan. Penilaian penerima bantuan ini diselaraskan dengan rekam jejak partisipasi sekolah asal mereka.
Baca Juga:Beri Teladan Pimpinan, Bupati Kendal Dyah Kartika dan Forkopimda Tunaikan Zakat di BaznasPesantren Ramadan SDIT Bahrul Ulum Pekalongan, Fokus Perbaiki Wudu hingga Aksi Berbagi Takjil
“Hari ini kita serahkan kepada tiga puluh staf kebersihan. Ini didasarkan atas keaktifan madrasah dan sekolah dengan program-program kami,” ujar Muhammad Subhan memberikan keterangan.
Inisiatif Perdana untuk Garda Terdepan
Program pembagian tali asih yang menyasar langsung para tenaga kebersihan ini merupakan terobosan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh pengurus LP Ma’arif NU Kota Pekalongan. Subhan menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari rasa empati dan komitmen lembaga untuk menghargai peran krusial staf kebersihan dalam menciptakan ekosistem belajar yang nyaman.
“Ini baru pertama kita lakukan karena memang ini bentuk komitmen kami dari tahun ke tahun. Tahun ini menjadi komitmen kami untuk memberikan yang terbaik bagi kawan-kawan yang berada di garda terdepan dalam menjaga kebersihan madrasah dan sekolah,” jelasnya.
Melalui kepedulian di bulan penuh berkah ini, pihak lembaga menaruh harapan besar agar kesejahteraan para staf kebersihan dapat sedikit terbantu, yang pada gilirannya akan berdampak pada peningkatan etos kerja di lapangan.
“Dengan apa yang kita berikan ini mudah-mudahan dapat memacu kinerja masing-masing staf kebersihan agar lebih totalitas lagi. Atas rasa syukur dan tanggung jawab yang besar, kita apresiasi mereka, sehingga diharapkan ada imbal balik berupa kontribusi yang lebih positif serta bisa menjadi contoh bagi tenaga kebersihan di madrasah dan sekolah lainnya,” pungkas Subhan dengan penuh harap. (way)
