RADARPEKALONGAN.ID, SEMARANG – Jajaran Pimpinan Daerah Kota Pekalongan menyambangi ibu kota provinsi untuk menghadiri agenda halalbihalal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Rombongan yang dipimpin oleh Wali Kota Pekalongan, A. Afzan Arslan Djunaid, bersama Wakil Wali Kota Balgis Diab dan Sekretaris Daerah Nurpriyantomo ini hadir di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, pada Rabu (25/3/2026).
Turut didampingi oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Pekalongan, momen silaturahmi pasca-Lebaran ini rupanya dimaknai lebih dari sekadar ajang saling bermaafan. Kehadiran para petinggi Kota Batik ini menjadi wujud nyata forum konsolidasi dan penguatan sinergi strategis antara pemerintah kota dan provinsi.
Bagi sejumlah kepala daerah yang hadir, pertemuan ini menjadi titik tolak penting untuk menyelaraskan ritme kerja dalam menghadapi berbagai agenda krusial ke depan, mulai dari isu ketahanan pangan hingga akselerasi pembangunan infrastruktur.
Baca Juga:Unik, Terowongan Tol Ringinarum Kendal Kini Disulap Jadi Pasar Dadakan WargaGeger Libur Lebaran! 3 Rumah di Warungasem Batang Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Rp150 Juta
Sentilan Gubernur Luthfi untuk ASN
Dalam momen keakraban tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut memberikan pesan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mewanti-wanti para abdi negara agar segera tancap gas dan tidak menjadikan libur panjang Lebaran sebagai alasan untuk mengendurkan ritme pelayanan.
“Setelah mudik jangan malah malas. Tingkatkan pengabdian kepada masyarakat. ASN itu panggilan hati nurani, jadi harus siap menghadapi berbagai keluhan masyarakat dengan respons positif,” tegas Ahmad Luthfi memberikan suntikan motivasi.
Lebih lanjut, Luthfi menekankan bahwa tradisi halalbihalal di lingkungan pemerintahan bukanlah ajang open house seremonial belaka. Momen ini adalah ruang strategis untuk menyamakan persepsi, merapatkan barisan, dan membangun semangat baru pasca-Idulfitri.
“Tradisi ini kita rawat untuk memperkuat sinergitas antara OPD provinsi dengan kabupaten/kota. Tujuannya satu, pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tandasnya mengakhiri arahan. (nul)
