Kapok Ada Korban Jiwa! Warga Kuripan Pekalongan Serahkan Petasan dan Balon Udara ke Polisi

Kapok Ada Korban Jiwa! Warga Kuripan Pekalongan Serahkan Petasan dan Balon Udara ke Polisi
ISTIMEWA SERAHKAN – Warga secara sukarela menyerahkan sejumlah petasan dan balon udara liar ke anggota Polsek Pekalongan Selatan, Selasa (24/3/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Tragedi maut ledakan petasan yang merenggut nyawa seorang remaja di Kuripan Kidul Gang 2 pada Senin (23/3/2026) lalu, rupanya benar-benar menjadi pukulan telak sekaligus alarm keras bagi warga Kota Pekalongan.

Tak ingin petaka serupa kembali memakan korban, warga RT 01 RW 03, Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, akhirnya mengambil langkah tegas. Mereka secara sukarela menyerahkan tumpukan petasan rakitan dan balon udara liar kepada aparat kepolisian pada Selasa (24/3/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Aksi damai dan penuh kesadaran ini diterima langsung oleh jajaran Polsek Pekalongan Selatan yang diwakili oleh Kanit Reskrim bersama Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Seno AW.

Baca Juga:Geger Libur Lebaran! 3 Rumah di Warungasem Batang Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Rp150 JutaSerunya Lomba Langenan Ban Kecepak Batang, Edukasi Lingkungan Berhadiah Kambing di Momen Syawalan

Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Aries Tri Hartanto, membeberkan bahwa warga menyerahkan sejumlah barang bukti yang cukup mengerikan. Di antaranya adalah dua buah balon udara plastik ukuran raksasa, puluhan selongsong petasan kosong, hingga bahan racikan maut seperti serbuk belerang dan bubuk unsur kimia KCl.

“Penyerahan ini merupakan bentuk kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan pasca kejadian yang menimbulkan korban jiwa,” ungkap Kompol Aries.

Mewakili institusi kepolisian, Kompol Aries sangat mengapresiasi keberanian dan inisiatif warga tersebut. Pihaknya menjamin seluruh barang berbahaya itu akan diamankan dan segera dimusnahkan.

“Kami sangat mengapresiasi itikad baik warga. Kami mengimbau agar masyarakat tidak lagi membuat maupun menyalakan petasan serta menerbangkan balon udara liar dengan alasan tradisi, karena sangat berbahaya,” tegas perwira polisi bermelati satu tersebut.

Pemuda Sepakat Tinggalkan Tradisi Berbahaya

Sementara itu, Ketua RT 01 RW 03 Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Irwandi, memastikan bahwa langkah penyerahan ini adalah inisiatif murni dari warganya, terutama kalangan pemuda yang mulai sadar akan ancaman mematikan di balik euforia tradisi Lebaran.

“Kami bersama warga dan pemuda, didampingi Bhabinkamtibmas, secara sukarela menyerahkan balon udara dan petasan yang telah dibuat untuk diamankan dan dimusnahkan. Kami ingin kejadian serupa tidak terulang,” ucap Irwandi dengan nada penuh sesal atas tragedi yang menimpa kampungnya.

Irwandi pun tak henti-hentinya mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Batik untuk segera memutus rantai tradisi yang mengancam nyawa.

0 Komentar