RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Tingginya volume kendaraan pada momen libur Lebaran dan arus balik 2026 menuntut kewaspadaan ekstra dari para pengendara. Kepolisian Resor (Polres) Kendal kembali mengeluarkan imbauan tegas agar warga yang beraktivitas, khususnya untuk bersilaturahmi, lebih berhati-hati di jalan raya agar niat baik tersebut tidak berujung maut.
Peringatan ini menyusul terjadinya insiden tragis kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Weleri–Sukorejo, tepatnya di Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 12.17 WIB.
Kecelakaan maut yang melibatkan tabrakan “adu banteng” antara dua sepeda motor tersebut mengakibatkan dua pengendara tewas, dua penumpang luka berat, dan dua penumpang anak-anak menderita luka ringan.
Baca Juga:Geger Libur Lebaran! 3 Rumah di Warungasem Batang Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Rp150 JutaSerunya Lomba Langenan Ban Kecepak Batang, Edukasi Lingkungan Berhadiah Kambing di Momen Syawalan
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M. Heru Ardiantoro, membenarkan adanya peristiwa nahas yang merenggut nyawa tersebut.
“Korban meninggal masing-masing pengendara, yakni Jihan Lawalata, warga Kebongembong Pageruyung, dan Kispono, warga Penyangkringan,” tegas Ipda Heru saat memberikan keterangan.
Kronologi Kecelakaan “Adu Banteng”
Ipda Heru menjelaskan bahwa tragedi bermula saat sepeda motor Honda Supra X 125 bernopol H-2739-NL yang dikendarai oleh Kispono melaju dari arah Sukorejo menuju Weleri. Saat melintas di jalur lurus, motor tersebut diduga kehilangan kendali dan melenceng dari jalurnya.
“Diduga kendaraan melebar terlalu ke kanan saat melintas di jalan lurus,” terangnya.
Nahas, pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju kencang sebuah Yamaha NMax bernopol H-4209-XU yang dikemudikan oleh Jihan Lawalata.
“Karena sudah dekat, tabrakan tidak bisa dihindari,” imbuh Heru menjelaskan detik-detik benturan keras tersebut.
Niat Silaturahmi yang Berakhir Duka
Akibat benturan frontal tersebut, kedua sepeda motor hancur berantakan. Warga sekitar bersama petugas langsung bergegas mengevakuasi para korban yang tergeletak di aspal menuju RSI Muhammadiyah Weleri. Sayangnya, nyawa kedua pengendara tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Baca Juga:Libur Lebaran 2026 Kunjungan Wisata Kendal Naik, Polisi Perketat Keamanan CurugsewuPuncak Arus Balik 2026! Stasiun Pekalongan Diserbu 7 Ribu Lebih Penumpang pada H+2 Lebaran
Sementara itu, dua penumpang atas nama Munzil Rosyada dan Wiwik Puspa Ningsih mengalami luka berat. Dua penumpang anak-anak lainnya yang mengalami luka ringan kini tengah menjalani perawatan intensif.
