RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Sebuah kecelakaan tunggal yang menegangkan menimpa rombongan kesenian tradisional Warog asal Kabupaten Temanggung di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Sabtu (28/3/2026) malam.
Nahas, kendaraan minibus bernomor polisi AA-7218-HE yang mereka tumpangi kehilangan kendali hingga terperosok ke dasar jurang. Ajaibnya, insiden mengerikan tersebut tidak merenggut satu pun korban jiwa!
Diketahui, rombongan kesenian bernama Warog WCB (Wahyu Cipto Budoyo) tersebut tengah dalam perjalanan untuk memenuhi undangan pentas di Desa Mojotengah, Kecamatan Reban. Namun petaka datang saat mereka melintasi jalanan di Dukuh Bakalan, Desa Sidoharjo, Kecamatan Bawang.
Baca Juga:Kecelakaan Maut Weleri, Pejabat Disnakertrans Jateng Tewas Tertabrak KA HarinaAmankan Arus Mudik Lebaran 2026, Dishub Pekalongan Terjunkan 5 Tim Khusus di Pantura
Kasat Lantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, membenarkan adanya insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB tersebut.
“Lokasi kejadian berada di jalan desa dengan kondisi menanjak dan menikung. Kendaraan mengalami kendala saat melintas,” ujar AKP Eka saat memberikan keterangan pada Minggu (29/3/2026).
Mesin Mati di Tanjakan, Mundur ke Jurang 20 Meter
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), minibus yang dikemudikan oleh Man bin Slamet (48), warga Kecamatan Parakan, Temanggung, melaju dari arah utara menuju selatan.
Petaka bermula saat minibus harus menaklukkan kontur jalan yang menanjak curam. Tiba-tiba saja, mesin kendaraan mati total. Kehilangan tenaga dorong, minibus tersebut akhirnya berjalan mundur tak terkendali dan langsung terjun bebas ke dalam jurang sedalam kurang lebih 20 meter.
“Mesin mati saat di tanjakan, kemudian kendaraan mundur dan masuk ke jurang,” jelas Kasat Lantas merinci kronologi kejadian.
Polisi mencatat, kondisi jalan saat kejadian memang sepi dengan cuaca yang cerah. Akan tetapi, minimnya fasilitas penerangan jalan berpadu dengan kontur tanjakan dan tikungan tajam menjadi faktor risiko yang sangat fatal di jalur pedesaan tersebut.
Meski sempat memicu kepanikan luar biasa di dalam kabin, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa luka berarti.
Baca Juga:Siap Mendunia! ISSI Kendal Gelar Event Downhill Internasional 2026, Undang Legenda Sam HillBanjir Prestasi! SDN Karadenan 01 Pekalongan Sukses Kawinkan Gelar Akademik dan Olahraga
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 5 juta,” ungkap AKP Eka bersyukur.
