RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Kediaman Ketua Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal, Mora Sandy Purwandono, yang berlokasi di Desa Ngabean, Kecamatan Boja, digeruduk oleh puluhan massa pada Jumat, 27 Maret 2026. Massa tersebut merupakan nasabah Koperasi Bhakti Makmur Jaya yang menuntut pengembalian dana simpanan mereka yang tak kunjung cair.
Kekecewaan para nasabah ini memuncak lantaran pihak koperasi sebelumnya telah berjanji akan mencairkan dana simpanan sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Namun, janji tersebut urung ditepati. Nilai akumulasi dana yang dituntut tersebut bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga ditaksir menyentuh angka miliaran rupiah.
Dalam aksi unjuk rasa di lokasi, puluhan nasabah membentangkan sejumlah spanduk bernada protes keras seperti “Kembalikan Uang Kami Sekarang!” dan “Jangan Tipu Nasabah!”. Suasana di halaman rumah sang politikus pun sempat memanas sejak pagi hari.
Baca Juga:Petasan Balon Udara Jatuh dan Meledak Hancurkan 2 Rumah di Pekalongan, 1 TerlukaKecelakaan Maut Weleri, Pejabat Disnakertrans Jateng Tewas Tertabrak KA Harina
“Mora Sandy, kembalikan uang simpanan kami sekarang juga!” teriak para nasabah dengan nada marah menuntut pertanggungjawaban.
Pemilik Koperasi Menghilang Sejak Sebelum Lebaran
Kendati massa terus berteriak di halaman, rumah mewah tersebut terpantau tertutup rapat tanpa ada tanda-tanda kehadiran dari Mora Sandy maupun anggota keluarganya.
Angga, salah seorang warga sekitar yang kebetulan juga menjadi nasabah korban gagal bayar, mengungkapkan bahwa politikus tersebut sudah tidak menampakkan batang hidungnya sejak beberapa hari menjelang Lebaran.
“Sudah seminggu sebelum Lebaran, kami tidak melihat Mas Mora Sandy dan keluarganya. Tidak tahu pergi ke mana,” ujar Angga saat ditemui di lokasi aksi.
Angga mengaku telah mempercayakan uangnya dan menjadi nasabah Koperasi Bhakti Makmur Jaya sejak tahun 2019. Ia merasa sangat terkejut dengan macetnya pencairan dana pada tahun ini. “Selama ini lancar, tapi baru sekarang seperti ini,” keluhnya penuh kekecewaan.
Golkar Tegaskan Kasus Murni Ranah Pribadi
Menanggapi prahara yang menimpa kadernya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kendal, Bagus Bimo Alit, angkat bicara. Bagus membenarkan bahwa Mora Sandy adalah kader aktif partai, namun ia menegaskan bahwa sengkarut dana nasabah koperasi ini murni permasalahan personal dan lepas dari institusi kepartaian.
