Meriah! 10 Ribu Porsi Nasi Megono Ludes di Tradisi Syawalan Linggoasri Pekalongan

Meriah! 10 Ribu Porsi Nasi Megono Ludes di Tradisi Syawalan Linggoasri Pekalongan
TRIYONO SYAWALAN - Pada tradisi Harmoni Syawalan di Wisata Linggoasri, Kecamatan Kajen dibagikan ribuan nasi megono kepada pengunjung untuk dimakan bersama
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Perayaan tradisi Syawalan di Objek Wisata Linggoasri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, berlangsung penuh kemeriahan. Mengusung tema “Harmoni Syawalan”, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan membagikan 10.000 bungkus sajian khas nasi megono (sego megono) secara gratis untuk dinikmati bersama oleh ribuan pengunjung yang memadati lokasi.

Gelaran budaya tahunan yang sarat akan nilai kearifan lokal ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran lengkap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan, di antaranya Ketua DPRD Abdul Munir, Kapolres Pekalongan Rahmat C. Yusuf, perwakilan Kodim 0710/Pekalongan, Kejari, Pengadilan Negeri, Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar, para kepala OPD, camat, hingga Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Galuh Kirana Sukirman.

Baca Juga:Ajaib! Minibus Rombongan Warog Masuk Jurang 20 Meter di Batang, Semua Selamat & Tetap PentasPetasan Balon Udara Jatuh dan Meledak Hancurkan 2 Rumah di Pekalongan, 1 Terluka

Ajang Adu Kreasi 19 Kecamatan

Selain pembagian ribuan porsi makanan gratis, daya tarik utama Syawalan Linggoasri tahun ini adalah kompetisi kreasi sajian megono yang diikuti oleh perwakilan dari 19 kecamatan se-Kabupaten Pekalongan. Kehadiran para pelaku kuliner legendaris dan hiburan panggung musik sukses membuat suasana semakin semarak.

Dalam kompetisi bergengsi tingkat daerah tersebut, Kecamatan Karangdadap berhasil keluar sebagai Juara I. Posisi Juara II diraih oleh Kecamatan Paninggaran, disusul Kecamatan Karanganyar di tempat ketiga. Sementara itu, predikat Juara Harapan I, II, dan III masing-masing diraih oleh Kecamatan Bojong, Siwalan, dan Kesesi.

Panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada Kecamatan Wiradesa sebagai Juara Terinovatif dan Kecamatan Paninggaran sebagai Juara Terfavorit. Penyerahan hadiah dilakukan secara simbolis oleh Plt Bupati Sukirman dan Ketua TP PKK Galuh Kirana Sukirman.

Makna Syawalan dan Promosi Wisata

Dalam sambutannya, Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, menyinggung soal perbedaan waktu perayaan Hari Raya Idulfitri di tengah masyarakat tahun ini. Menurutnya, hal tersebut bukanlah sebuah masalah, melainkan wujud kebinekaan yang patut disyukuri bersama.

“Lebaran kali ini memang berbeda karena ada yang melaksanakan hari Jumat dan Sabtu. Namun perbedaan ini bukan sesuatu yang prinsip. Ini adalah kebhinekaan yang harus kita syukuri bersama,” ujar Sukirman di hadapan ribuan warga.

0 Komentar