Orang Tua Wajib Pantau Anak-anak
Dalam keterangannya, Puji secara khusus menyoroti peran sentral orang tua. Ia meminta para orang tua agar lebih ekstra ketat mengawasi anak-anak mereka dari bahaya petasan. Data di lapangan membuktikan bahwa kelompok anak-anak menjadi korban paling rentan yang kerap menderita luka bakar serius, kebutaan permanen, hingga amputasi anggota tubuh akibat ledakan petasan.
“Peran orang tua sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang bahaya petasan. Jangan sampai kelalaian berujung pada penyesalan, apalagi jika sampai menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.
Di akhir penjelasannya, Puji mengajak seluruh warga Kota Batik untuk menciptakan ekosistem lingkungan yang aman, damai, dan kondusif tanpa adanya letusan petasan.
Baca Juga:Ngeri! Mobil Pemudik Purworejo Alami Kopling Loss di Tol Banyumanik, Polisi Terapkan Contraflow KendalTanggul Sungai Bremi Pekalongan Jebol! TNI dan Warga Kompak Berjibaku Pasang Sandbag Adang Banjir
“Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam merayakan momen kebersamaan tanpa harus mempertaruhkan keselamatan. Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk menghindari risiko cedera maupun beban biaya pengobatan yang tidak sedikit,” tandas Puji menutup pembicaraan. (nul)
