RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Insiden menegangkan nyaris membawa petaka bagi rombongan pemudik asal Kabupaten Purworejo pada momen arus balik Lebaran 2026. Mobil yang mereka tumpangi mendadak mengalami kerusakan kampas kopling alias kopling loss saat melintas di jalur Tol Banyumanik, Semarang, Minggu (29/3/2026).
Beruntung, pengemudi mobil bernama Dani memiliki mental baja dan tetap tenang dalam menguasai laju kendaraannya hingga berhasil menepi dengan selamat di tempat peristirahatan (rest area).
“Tiba-tiba pas mau oper gigi, kopling loss gitu aja,” ujar Dani menceritakan detik-detik menegangkan tersebut.
Baca Juga:Arus Balik Lebaran, 4 Perlintasan KA Tanpa Penjaga di Kendal Jadi Titik Rawan MautAtasi Tanggul Jebol di Pekalongan, Gubernur Jateng Kucurkan Anggaran Rp 37 Miliar
Sopir Tenang, Tak Panik Cari Rest Area
Menyadari ada yang tak beres dengan sistem transmisi mobilnya di tengah arus tol yang padat dan jalur menurun, Dani mengambil keputusan cepat untuk tidak panik dan tidak memaksakan perpindahan gigi.
“Dalam posisi itu kita memang tidak boleh panik, harus tenang. Mobil saya kemudikan stabil, enggak begitu pelan, karena kopling loss jadi tidak oper gigi,” tambah Dani menjelaskan taktiknya meloloskan diri dari potensi kecelakaan beruntun.
Setelah sempat melewati beberapa rest area yang terlanjur penuh sesak oleh pemudik lain, rombongan ini akhirnya bisa bernapas lega dan menstabilkan kendaraan di Rest Area KM 389 Tol Kendal.
Dani juga membeberkan bahwa perjalanannya sempat tersendat akibat antrean mengular di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung. Namun, ia berharap perjalanan rute panjang (full tol) menuju Karawang, Jawa Barat, tak lagi menemui hambatan berarti usai mobilnya diperbaiki.
“Saya sudah beberapa kali mudik dan rencana ini full tol sampai Karawang, semoga tidak macet,” harapnya.
Antisipasi Padat, Contraflow Tol Kendal Diberlakukan
Di sisi lain, merespons tingginya volume kendaraan pada gelombang arus balik Lebaran 2026, jajaran Satlantas Polres Kendal bergerak cepat melakukan rekayasa lalu lintas guna mencegah penumpukan yang lebih parah.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Kendal, Ipda Veri Okta Dwi Saputra, menegaskan bahwa pihaknya telah menerapkan sistem lawan arus atau contraflow guna mengurai kepadatan kendaraan yang mulai membanjiri ruas Tol Kendal.
Baca Juga:Membludak! Pantai Wonokerto Pekalongan Diserbu 4.000 Pengunjung di Puncak Syawalan 2026Akhir Libur Lebaran 2026, Arus Balik Penumpang Kereta di Stasiun Pekalongan Tetap Tinggi
“Untuk sementara kami berlakukan sistem contraflow mulai KM 390 hingga 385, karena arus kendaraan yang masuk ke Tol Kendal masih cukup ramai,” tegas Ipda Veri.
