RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Bencana banjir kembali menggenangi sejumlah permukiman di Kota Pekalongan usai tanggul di sisi kanan Sungai Bremi dilaporkan jebol. Tak tinggal diam, jajaran prajurit TNI dari Kodim 0710/Pekalongan langsung turun gunung membaur bersama warga Kelurahan Padukuhan Kraton dan Pasirkratonkramat untuk bahu-membahu menambal tanggul yang jebol tersebut.
Insiden jebolnya tanggul penahan air ini diketahui terjadi pada Kamis (26/3/2026) dini hari. Tak tanggung-tanggung, panjang kerusakan dinding tanggul mencapai kurang lebih 15 meter.
Kondisi darurat ini tak pelak membuat air sungai melimpas dan merendam puluhan rumah warga, khususnya di kawasan Pasirsari, Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, serta beberapa kampung di sekitarnya. Ketinggian genangan air dilaporkan bervariasi, mulai dari kedalaman 10 hingga 60 sentimeter.
Baca Juga:Arus Balik Lebaran, 4 Perlintasan KA Tanpa Penjaga di Kendal Jadi Titik Rawan MautAtasi Tanggul Jebol di Pekalongan, Gubernur Jateng Kucurkan Anggaran Rp 37 Miliar
Pengerahan 1 Peleton TNI Setiap Hari
Demi mencegah meluasnya area genangan banjir ke permukiman lain, personel TNI bersama masyarakat sipil terus berupaya keras menutup titik tanggul yang jebol menggunakan ratusan karung pasir (sandbag). Proses penanganan kedaruratan ini dilakukan murni dengan semangat gotong royong yang luar biasa antara aparat keamanan dan warga setempat.
Perwira Koordinator Lapangan, Kapten Inf Sutriyono, menegaskan bahwa institusinya telah menerjunkan personel secara maksimal ke titik lokasi untuk mempercepat proses penanganan tanggul agar tak makin parah.
“Setiap hari kami kerahkan satu peleton personel untuk membantu perbaikan tanggul hingga kondisi benar-benar aman dan terkendali,” tegas Kapten Inf Sutriyono saat ditemui di lokasi gotong royong, Senin (30/3/2026).
Lebih lanjut, Kapten Sutriyono menyebutkan bahwa keterlibatan aktif prajurit loreng ini merupakan wujud nyata kepedulian aparat terhadap penderitaan rakyat yang terdampak bencana banjir. Upaya pengerahan tenaga ini ditujukan murni untuk mengakselerasi proses penanggulangan agar roda aktivitas ekonomi dan sosial warga dapat segera pulih sedia kala.
Warga Terdampak Ucapkan Terima Kasih
Aksi cepat tanggap para prajurit Kodim 0710/Pekalongan ini pun disambut penuh haru oleh masyarakat sekitar. Tohari, salah seorang warga Pasirsari yang rumahnya turut menjadi korban genangan air, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran dan bantuan tenaga yang tak kenal lelah dari prajurit TNI.
