Di sisi lain, Kompol Akhwan sangat mengapresiasi efektivitas langkah preemtif dan preventif yang telah dikampanyekan jauh hari sebelum momen Syawalan tiba. Sosialisasi masif melalui spanduk peringatan hingga edukasi jemput bola ke tingkat RT dan kelurahan terbukti membuahkan hasil sangat memuaskan.
“Langkah-langkah tersebut efektif menekan balon udara dan petasan hingga sekitar 70 persen. Ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya balon udara liar dan petasan,” paparnya bangga.
Tren positif ini juga dibuktikan dengan banyaknya warga yang secara sukarela menyerahkan petasan dan balon udara buatan mereka ke kantor polisi terdekat setelah membaca imbauan di berbagai platform media sosial.
Baca Juga:Asyik! Pemkab Siapkan KRL Batang untuk Akses Pekerja KITB, Segini Bocoran TarifnyaSukses Tekan Balon Liar di Jalur Penerbangan, Pekalongan Balloon Festival 2026 Berlangsung Meriah
Polres Pekalongan Kota berkomitmen akan terus bersiaga dan menindak tegas segala bentuk pelanggaran. Langkah represif ini mutlak diperlukan guna menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif, meminimalisasi risiko ledakan maut di permukiman, serta mencegah terjadinya tragedi di jalur penerbangan nasional. (way)
