Rayakan HUT Kota Pekalongan, Siswa SD Klego 4 Kompak Gelar Aksi Serbu Sampah

Rayakan HUT Kota Pekalongan, Siswa SD Klego 4 Kompak Gelar Aksi Serbu Sampah
Rayakan HUT Kota Pekalongan, Siswa SD Klego 4 Kompak Gelar Aksi Serbu Sampah
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Puluhan siswa beserta jajaran guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Klego 4 Pekalongan memperingati Hari Jadi Kota Pekalongan dengan cara yang edukatif dan aplikatif. Mereka bahu-membahu menggelar aksi kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan area sekitarnya.

Berbekal berbagai peralatan kebersihan dasar seperti sapu lidi, pengki, hingga kantong plastik, para siswa tampak antusias turun tangan memilah limbah. Aksi sosial ini difokuskan di sejumlah titik, mulai dari area halaman depan hingga pembersihan saluran air di sekitar kawasan sekolah.

Kepala SD Klego 4 Pekalongan, Yeni Fisnani, menyatakan bahwa inisiatif ‘Serbu Sampah’ ini dirancang bukan sekadar sebagai seremonial, melainkan sebagai instrumen pembentukan karakter. Tujuannya adalah menanamkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sejak usia dini.

Baca Juga:Senggolan Berujung Maut di KIK Kendal, Pengendara Motor Tewas Tertabrak TrukHarga Plastik Melonjak Drastis Imbas Perang Iran-Israel, Pedagang dan Perajin Menjerit

“Kegiatan bersih-bersih ini kami laksanakan sebagai bentuk partisipasi aktif sekolah dalam memeriahkan peringatan Hari Jadi Kota Pekalongan. Kami ingin anak-anak merasa memiliki kota ini dengan cara menjaga kebersihan tempat mereka belajar,” ujar Yeni Fisnani di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Yeni menilai bahwa momentum bertambahnya usia Kota Batik ini adalah waktu yang sangat tepat untuk menumbuhkan kebanggaan serta kesadaran kolektif sebagai warga daerah.

“Melalui aksi nyata ini, kami berharap para siswa tidak hanya merayakan hari jadi kota secara seremonial, tetapi juga memahami pentingnya gotong royong dan menjaga kelestarian lingkungan agar Pekalongan tetap menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali,” tuturnya menambahkan.

Rangkaian aksi peduli lingkungan tersebut kemudian diakhiri dengan proses pengumpulan limbah yang telah dipilah, untuk selanjutnya diangkut ke tempat pembuangan sementara. Melalui kegiatan konkret semacam ini, pihak sekolah berharap kesadaran menjaga kebersihan dapat bertransformasi menjadi budaya yang mengakar kuat di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas. (mal)

0 Komentar