Senggolan Berujung Maut di KIK Kendal, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk

Senggolan Berujung Maut di KIK Kendal, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk
ABDUL GHOFUR IDENTIFIKASI - Petugas sedang melakukan olah TKP di lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti-bukti awal, Selasa (31/3/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Kecelakaan lalu lintas tragis merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor perempuan di Kawasan Industri Kendal (KIK), tepatnya di depan pabrik PT Borine, pada Selasa sore, 31 Maret 2026. Insiden fatal ini sempat memicu kemacetan panjang di jalur yang tengah padat oleh mobilitas pekerja dan kendaraan berat industri.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Polres) Kendal, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Panji Yugo Putranto, membeberkan kronologi insiden nahas tersebut. Menurut dia, kecelakaan bermula ketika dua unit sepeda motor melaju searah dari utara menuju selatan.

“Semula sepeda motor Honda Beat berpelat H-5273-AMD dan Honda Beat H-6591-AJD berjalan beriringan. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), kedua kendaraan tersebut bersenggolan. Motor H-6591-AJD kemudian oleng ke kiri dan terjatuh,” ujar Panji menjelaskan awal mula kejadian.

Baca Juga:Aturan Baru Kemenag: Pembayaran Dam Haji 1447 H Kini Bisa Dilakukan di Tanah AirKorban Koperasi BMJ Mengadu ke DPRD Kendal, Desak Usut Dugaan Keterlibatan Mora Sandy

Nahas bagi korban yang terjatuh. Di saat bersamaan, sebuah truk bermuatan berat tengah melintas di lajur yang sama. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak dapat dihindari.

“Pengendara motor yang terjatuh kemudian tertabrak bodi samping kanan dari truk FAW Tractor Head berpelat H-1938-DA yang melaju searah di lajur sebelah kiri. Akibat insiden tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” tutur Panji menambahkan.

Pihak kepolisian mencatat bahwa ruas jalan di depan kawasan pabrik PT Borine memang tergolong titik rawan kecelakaan. Tingginya volume kendaraan pada jam pulang kerja, ditambah percampuran arus lalu lintas antara truk-truk besar dan sepeda motor, membuat risiko fatalitas di area tersebut meningkat tajam.

Atas peristiwa ini, aparat penegak hukum kembali mengingatkan masyarakat luas untuk meningkatkan kehati-hatian saat berkendara di jalur industri.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih waspada, khususnya di kawasan industri yang memiliki intensitas kendaraan berat tinggi. Selalu berhati-hati dan patuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” kata Panji menegaskan.

Usai kejadian, personel kepolisian langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi jasad korban, dan mengurai kepadatan arus lalu lintas. Saat ini, keluarga korban telah menerima informasi duka tersebut dan tengah berkoordinasi dengan petugas untuk proses penanganan lebih lanjut. (fur)

0 Komentar