Bangun Karakter Religius, MAM Batang Rutinkan Salat Dhuha dan Hafalan Al-Quran Tiap Pagi

Bangun Karakter Religius, MAM Batang Rutinkan Salat Dhuha dan Hafalan Al-Quran Tiap Pagi
NOVIA ROCHMAWATI HAFALAN - Siswa MAM Batang saat melakukan setor hafalan Al-Quran.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Batang mengawali aktivitas pembelajaran pascalibur dengan memperkuat program pembiasaan religius. Setiap pagi, seluruh siswa diwajibkan mengikuti rutinitas salat dhuha, murojaah, hingga hafalan Al-Quran sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas dimulai.

Kepala MAM Batang, Nurudin, menyatakan bahwa pembiasaan harian tersebut merupakan instrumen krusial dalam membentuk karakter fundamental peserta didik.

“Sejak pukul 06.30 WIB guru sudah menyambut kedatangan siswa. Lalu pukul 07.00 WIB seluruh siswa melaksanakan salat dhuha, dilanjutkan murojaah dan hafalan Al-Quran, baru kemudian kegiatan belajar mengajar di kelas,” kata Nurudin saat memberikan penjelasan di Batang.

Baca Juga:Gerebek Pesta Sabu di Weleri Kendal, Polisi Ringkus 4 Pemuda Jaringan PengedarHUT ke-120 Pekalongan: Pemkot Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk 39 Ribu KPM

Menurut Nurudin, program pagi ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Tujuan utamanya adalah untuk memupuk kedisiplinan, mematangkan rasa tanggung jawab, serta menumbuhkan kecintaan siswa terhadap kitab suci Al-Quran.

Meski pihak sekolah tidak mematok target hafalan yang kaku kepada para siswanya, hasil pembiasaan ini terbilang positif. Nurudin menyebutkan bahwa rata-rata siswa MAM Batang mampu menghafal 2 hingga 3 juz. Bahkan, sejumlah siswa berhasil mendekati atau merampungkan hafalan hingga 30 juz.

Salah satu siswa yang menorehkan prestasi gemilang dari program ini adalah Abdul Majid. Pelajar kelas XII asal Kalimantan tersebut sukses menyelesaikan hafalan 30 juz di sela-sela padatnya kesibukan sebagai pelajar madrasah.

Abdul membeberkan bahwa konsistensi dan disiplin harian adalah kunci utama dalam menjaga hafalannya.

“Setiap hari kami dibiasakan murojaah, jadi hafalan terus diulang. Awalnya berat, tapi lama-lama jadi kebiasaan,” ucap Abdul.

Prestasi Abdul Majid tidak hanya berhenti pada kemampuan spiritual. Ketekunannya juga membuahkan hasil manis di bidang akademik. Ia tercatat sebagai salah satu siswa yang sukses lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Abdul resmi diterima di program studi Agribisnis Universitas Diponegoro (Undip) Kampus Batang.

Menyikapi keberhasilannya, Abdul berharap capaian tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi rekan-rekan sejawatnya untuk terus menyeimbangkan antara prestasi keagamaan dan pencapaian akademik.

Baca Juga:Pemkab Pekalongan Prioritaskan Infrastruktur di RPJMD 2025-2029, 2027 Jadi Tahun Perbaikan JalanDuarr! Tim Gegana Brimob Musnahkan Barang Bukti Petasan di Degayu Pekalongan, Disaksikan Tersangka

“Semoga teman-teman juga bisa semangat, karena sebenarnya bisa dijalani kalau konsisten,” tuturnya mengakhiri. (nov)

0 Komentar