RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Antusiasme masyarakat dalam menerapkan gaya hidup sehat terlihat jelas di halaman Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal pada Minggu (5/4/2026) pagi. Lebih dari seribu peserta dari berbagai daerah tumpah ruah mengikuti ajang Fun Run 2026.
Dimulai sejak pukul 06.00 WIB, para pelari bersiap menaklukkan rute sejauh 5,29 kilometer yang mengelilingi kawasan rumah sakit. Titik mula (start) lomba ini dilepas secara resmi oleh Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, Taufik Husein.
Direktur RSI Kendal, Suhadi, mengaku terkejut sekaligus bangga atas tingginya animo masyarakat. Ia menyebutkan, jumlah peserta jauh melampaui ekspektasi panitia penyelenggara.
Baca Juga:Gerebek Pesta Sabu di Weleri Kendal, Polisi Ringkus 4 Pemuda Jaringan PengedarHUT ke-120 Pekalongan: Pemkot Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk 39 Ribu KPM
“Ini pertama kali kami menyelenggarakan Fun Run, dan jumlah pesertanya di luar dugaan, lebih dari seribu orang. Mereka tidak hanya dari Kendal, tetapi juga datang dari luar daerah seperti Bandung, Salatiga, dan beberapa kota besar lainnya,” ujar Suhadi di sela-sela acara.
Lebih lanjut, Suhadi menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen nyata rumah sakit dalam mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga. Ia berharap ajang lari gembira ini dapat masuk menjadi agenda rutin tahunan pada setiap peringatan hari lahir (milad) RSI Kendal.
Ajang Syiar dan Pemberdayaan UMKM
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Ketua PDM Kendal, Ikhsan Intizam. Menurutnya, Fun Run bukan sekadar ajang olahraga rekreasi, melainkan juga sarana dakwah yang positif untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kesehatan jasmani.
“Menjaga kesehatan jasmani merupakan penopang utama dalam menjalankan ibadah dan aktivitas kebaikan. Melalui kegiatan ini juga terbangun ukhuwah, semangat kebersamaan, sekaligus menjadi syiar RSI Muhammadiyah Kendal yang sedang merayakan Milad ke-30,” ungkap Ikhsan.
Selain lomba lari, panitia penyelenggara juga memanjakan peserta dengan berbagai rangkaian kegiatan pendukung. Acara semakin semarak dengan adanya sesi senam pagi bersama, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembagian suvenir yang didukung oleh berbagai komunitas olahraga lokal dan sponsor.
Tak ketinggalan, ajang ini turut memberi ruang bagi pergerakan ekonomi kerakyatan. Panitia memfasilitasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menyediakan area pameran khusus yang dilengkapi tenda berukuran 3×3 meter beserta akses listrik, sehingga para pelaku usaha dapat mempromosikan produk mereka kepada ribuan warga yang hadir. (fur)
