RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Sebanyak 391 siswa kelas XII di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 3 Weleri, Kabupaten Kendal, mulai menjalani Tes Kemampuan Akhir (TKA) Ismuba dan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) Non-Proyek Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin, 6 April 2026.
Ujian yang menjadi penentu akhir capaian akademik sebelum para siswa menyelesaikan studi vokasi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari di lingkungan kampus setempat. Pelaksanaan ujian diawasi secara ketat oleh panitia dan guru pengawas guna menjamin kelancaran dan ketertiban.
Adapun mata pelajaran yang diujikan dalam penilaian akhir ini mencakup materi keagamaan spesifik seperti Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab. Selain itu, siswa juga dievaluasi pada mata pelajaran Bahasa Jawa serta Pendidikan Pancasila. Rangkaian ujian ini dirancang sebagai evaluasi komprehensif untuk mengukur serapan ilmu selama siswa menempuh pendidikan.
Baca Juga:Petugas Palang Pintu KA di Batang Resmi Tersangka, Lalai Berujung Pengendara Motor Tewas TertabrakCara Unik Petani Dayunan Kendal Lawan Konflik Agraria Lewat Festival Jogo Lemah Urip, Ini Maknanya!
Ketua Panitia Ujian sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Hendy Feryyanto, menyatakan bahwa asesmen ini memegang peran krusial dalam memastikan kualitas mutu lulusan.
“Ujian ini menjadi tolok ukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari selama tiga tahun. Kami ingin memastikan lulusan SMK Muhammadiyah 3 Weleri siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan,” kata Hendy di Kendal.
Lebih lanjut, Hendy memaparkan bahwa pihak sekolah telah melakukan persiapan yang matang jauh hari sebelum pelaksanaan. Persiapan tersebut meliputi penyusunan instrumen soal, standardisasi penataan ruang ujian, hingga penerapan sistem pengawasan silang yang profesional untuk menjaga integritas pelaksanaan tes.
Di samping pengujian aspek akademik, institusi pendidikan ini juga menitikberatkan pada aspek moral. Sekolah menekankan pentingnya nilai kejujuran selama proses ujian berlangsung. Para siswa didorong untuk mengerjakan seluruh instrumen soal secara mandiri dan bertanggung jawab sebagai bentuk penguatan karakter.
Melalui penyelenggaraan evaluasi akhir ini, SMK Muhammadiyah 3 Weleri berharap seluruh peserta didik mampu menunjukkan kompetensi terbaiknya dan merengkuh hasil yang optimal. Ke depan, sekolah ini berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis dan berdaya saing di industri, tetapi juga memiliki fondasi nilai-nilai keislaman yang solid. (fur)
