Janji Manis Oknum ASN Pekalongan Diduga Jadi Calo Pekerja Outsourcing, Uang Puluhan Juta Raib!

Janji Manis Oknum ASN Pekalongan Diduga Jadi Calo Pekerja Outsourcing, Uang Puluhan Juta Raib!
Dok BROKER - Seorang ASN diduga terlibat praktik percaloan tenaga outsourcing.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Warga dibikin geger! Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan berinisial T, diduga kuat nekat menyambi jadi calo alias broker tenaga kerja outsourcing.

Bukannya memberikan pelayanan yang baik, oknum ASN yang sebelumnya berdinas di Bagian Umum Setda Pemkab Pekalongan ini malah diduga kuat menipu sejumlah warga dengan iming-iming pekerjaan.

Modus licin yang dimainkan pelaku mulai terendus sejak tahun 2024 lalu. Saat itu, T menawarkan “jalur tol” untuk masuk kerja kepada sejumlah korban. Syaratnya? Tentu saja ada uang pelicin yang harus disetorkan sebagai jaminan!

Baca Juga:Heboh Tunggakan MBG Ratusan Juta di Kendal, SPPG Protomulyo Terancam Ditutup dan Segera DiauditLuar Biasa! BI Tegal & Dinperpa Sulap Lahan Eks Rob Pekalongan Jadi Lumbung Padi Salin Digital

Namun sayang seribu sayang, setelah uang disetorkan, panggilan kerja yang diidam-idamkan para korban tak kunjung datang. Para pencari kerja ini pun kini hanya bisa gigit jari lantaran sadar telah dipermainkan.

Berbulan-bulan hingga lebih dari setahun lamanya menunggu tanpa kepastian, para korban kini tak lagi ngotot menuntut pekerjaan. Mereka hanya memelas agar uang puluhan juta rupiah yang telah diserahkan bisa segera dikembalikan secara utuh.

Surat Pernyataan Cuma Jadi Pajangan

Usut punya usut, terduga pelaku rupanya sempat terpojok oleh desakan korban. T bahkan sudah menandatangani surat pernyataan resmi pada bulan Maret 2024 lalu. Surat itu berisi komitmen penuh dari T untuk mengembalikan seluruh uang para korban.

Namun mirisnya, meski sudah lebih dari satu tahun berlalu, janji manis di atas kertas itu menguap begitu saja tanpa ada realisasi.

“Sudah ada surat hitam di atas putih, tapi sampai sekarang hanya janji-janji saja,” ungkap salah satu perwakilan keluarga korban dengan nada kecewa bercampur geram.

Pihak keluarga korban sebenarnya tidak tinggal diam. Berbagai upaya penagihan sudah dilakukan, termasuk melabrak pelaku yang kini diketahui telah dipindahtugaskan ke salah satu kantor kecamatan di Pekalongan.

Bahkan, atasan pelaku disebut-sebut sudah mengetahui skandal aib ini. Sayangnya, hingga detik ini belum ada langkah penyelesaian yang nyata, dan uang para korban masih tertahan.

Baca Juga:Imbas Konflik Global, Harga Kedelai di Pekalongan Tembus Rp 10.800, Perajin Tempe Makin PusingTumpukan Sampah Menggunung di Jembatan Kaliwungu Kendal, Bau Busuk Ganggu Aktivitas Sekolah

Saat terus dikonfirmasi dan ditagih janjinya, oknum ASN berinisial T yang diketahui beralamat di Kecamatan Kesesi itu justru kembali berkelit dengan melontarkan janji baru.

0 Komentar