RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Podosugih 01 (Posutu) turut mengambil peran aktif dalam menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-120 Kota Pekalongan. Pihak sekolah menggelar serangkaian perlombaan edukatif yang melibatkan seluruh peserta didik, mulai dari kelas I hingga kelas VI.
Mengusung tema besar peringatan “Sejahtera Berkelanjutan”, kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang perayaan yang meriah, melainkan dioptimalkan sebagai medium pembentukan karakter generasi muda di bangku sekolah dasar.
Kepala SDN Podosugih 01, Resti Pramita, menegaskan bahwa serangkaian lomba tersebut memiliki orientasi edukatif yang kuat bagi perkembangan mental dan kreativitas para murid.
Baca Juga:Heboh Tunggakan MBG Ratusan Juta di Kendal, SPPG Protomulyo Terancam Ditutup dan Segera DiauditLuar Biasa! BI Tegal & Dinperpa Sulap Lahan Eks Rob Pekalongan Jadi Lumbung Padi Salin Digital
“Lomba ini kami selenggarakan untuk memeriahkan HUT ke-120 Kota Pekalongan sekaligus memberikan ruang bagi murid untuk mengekspresikan kreativitas, minat, dan bakat mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Kota Pekalongan sejak dini,” papar Resti memberikan keterangan.
Sesuaikan Usia, Fokus pada Proses Belajar
Dalam teknis pelaksanaannya, pihak sekolah menyesuaikan jenis perlombaan dengan jenjang usia dan kemampuan kognitif anak. Siswa kelas I difokuskan pada lomba kolase, kelas II adu bakat menyanyi, dan kelas III berkompetisi dalam menulis cerita. Sementara itu, untuk siswa di kelas tinggi yakni kelas IV, V, dan VI, sekolah menggelar kompetisi adu kecerdasan akademik bertajuk Rangking 1.
Pendekatan rekreatif dalam lomba-lomba ini terbukti efektif menarik antusiasme tinggi dari para peserta didik. Suasana di lingkungan sekolah dipenuhi keceriaan dan semangat kompetisi yang sehat. Kendati demikian, Resti senantiasa mengingatkan bahwa trofi kemenangan bukanlah target utama dari kegiatan ini.
“Kami berharap murid tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi lebih pada proses. Dari sini mereka belajar berani mencoba, percaya diri, serta menghargai setiap usaha yang telah dilakukan,” terangnya mengedukasi siswa.
Melalui euforia peringatan HUT Kota Pekalongan ini, pihak sekolah berupaya membuktikan bahwa model pembelajaran tidak selalu harus kaku di dalam ruang kelas. Nilai-nilai kedisiplinan, kerja keras, kebersamaan, dan sportivitas dapat tumbuh secara natural melalui aktivitas luar ruangan yang menyenangkan.
