Sekolah Sambut Positif
Langkah Dindik ini disambut antusias oleh pihak sekolah. Kepala SMP Salafiyah Kota Pekalongan, Qurrotul Aini, menyebut kebijakan TKA adalah terobosan strategis untuk memotret kemampuan asli peserta didik. Di sekolahnya, TKA digelar pada 6-9 April 2026 dan diikuti oleh 229 siswa kelas IX.
“Kami percaya bahwa melalui TKA, kemampuan akademik siswa dapat terpetakan dengan lebih jelas, sehingga guru dan sekolah dapat memberikan pembinaan yang lebih tepat sasaran,” ungkap Qurrotul Aini.
Ia pun mewanti-wanti para siswanya agar tidak menjadikan ujian ini sebagai beban pikiran.
Baca Juga:Asyik Nongkrong Saat Jam Belajar, 7 Pelajar di Pekalongan Terjaring Razia Satpol PPTebing Petungkriyono Longsor Mendadak Tanpa Hujan, Akses Jalan Desa di Pekalongan Sempat Lumpuh
“Kami mengajak seluruh siswa untuk menjadikan TKA sebagai motivasi dalam belajar, bukan sebagai beban, melainkan sebagai sarana untuk mengukur dan mengembangkan potensi diri,” pungkasnya memotivasi. (nul)
