“Selama pengerjaan contraflow dengan melibatkan 13 personel dengan penugasan titik yang dinilai terjadi kemacetan,” ucap Ipda Very.
Dari total 13 personel yang diterjunkan, 10 anggota difokuskan berjaga di titik-titik simpul rawan macet, sementara 3 personel lainnya bersiaga di pos penjagaan. Langkah ini dinilai esensial untuk menjamin kelancaran arus logistik dan meminimalisasi waktu tunggu kendaraan.
Pemerintah dan kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan Pantura untuk meningkatkan kehati-hatian, mematuhi rambu sementara, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. (fur)
