Tuntut Kesetaraan Status, Ratusan Pendidik PAUD Pekalongan Suarakan Hak Sertifikasi Guru

Tuntut Kesetaraan Status, Ratusan Pendidik PAUD Pekalongan Suarakan Hak Sertifikasi Guru
MALEKHA HALAL BIHALAL - Kegiatan Halalbihalal (HBH) yang digelar oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Pekalongan.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Ratusan pendidik anak usia dini yang tergabung dalam Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Pekalongan menyuarakan aspirasi terkait kesetaraan status profesi. Mereka mendesak pemerintah agar pendidik PAUD nonformal mendapatkan pengakuan setara dengan guru formal.

Aspirasi tersebut mengemuka di tengah acara Halalbihalal (HBH) HIMPAUDI yang dihadiri oleh 677 peserta dari 117 lembaga PAUD se-Kota Pekalongan di GOR Unikal, Rabu (8/4/2026).

Ketua HIMPAUDI Kota Pekalongan, Mustaqimah, memaparkan bahwa momentum silaturahmi ini sekaligus menjadi wadah konsolidasi untuk memperjuangkan hak-hak kesejahteraan para tenaga pendidik. Ia berharap pemerintah pusat dan legislatif membuka akses Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi pengajar PAUD.

Baca Juga:TKA SD-SMP di Batang Digelar Bergilir Imbas Keterbatasan Fasilitas, Disdikbud Jamin LancarPeringati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Lapas Pekalongan Salurkan Sembako untuk Purna Pegawai

“Kami berharap adanya kesetaraan, agar status kami tidak hanya sebagai pendidik, tetapi diakui sebagai guru. Dengan demikian, kami memiliki hak untuk mengikuti PPG dan sertifikasi sebagaimana guru formal, karena kewajiban kami sejatinya sama,” tandas Mustaqimah memberikan penegasan.

Meski jalan untuk memperjuangkan hak kesejahteraan tersebut masih panjang, Mustaqimah tetap mengimbau seluruh rekan sejawatnya untuk mengedepankan profesionalitas dalam mendidik anak-anak.

Apresiasi dari Bunda PAUD

Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Asa, Membangun Harmoni, Menuju Kemenangan Sejati” ini turut dihadiri secara langsung oleh Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya. Ia mengapresiasi antusiasme dan dedikasi ratusan tenaga pendidik yang terus solid membangun ekosistem pendidikan sejak usia dini.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa bertemu dalam kegiatan HBH HIMPAUDI dengan kehadiran yang sangat luar biasa. Ini menunjukkan semangat bapak ibu semua dalam merajut asa,” tutur Inggit dalam sambutannya.

Inggit menekankan bahwa posisi pendidik PAUD sangat strategis dan krusial. Mereka merupakan peletak fondasi awal bagi pembentukan karakter generasi masa depan. Oleh karena itu, sinergi antara pendidik, organisasi, dan pemerintah sangat dibutuhkan.

“Di tangan bapak dan ibu, pondasi karakter anak-anak Kota Pekalongan dibentuk. Jangan pernah lelah dan putus asa dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia,” pesan Inggit kepada seluruh peserta yang hadir. (mal)

0 Komentar