Digempur Era Digital, Bupati Kendal Minta Radio Banting Setir Sasar Gen Z Lewat Streaming!

Digempur Era Digital, Bupati Kendal Minta Radio Banting Setir Sasar Gen Z Lewat Streaming!
ABDUL GHOFUR EKSIS - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari hadiri halalbihalal Paguyuban Monitor Radio Suara Kendal, perkuat silaturahmi dan tegaskan peran radio tetap eksis di era digital, Minggu (12/4/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Di tengah gempuran platform digital raksasa seperti Spotify, YouTube, hingga TikTok, eksistensi radio lokal terus diuji! Tak mau mati ditelan zaman, peran radio sebagai corong informasi masyarakat harus segera dirombak total.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, blak-blakan meminta agar pengelola radio segera memutar otak dan beradaptasi secara ekstrem tanpa harus kehilangan jati dirinya sebagai media penyampai informasi yang cepat dan akurat.

“Radio tidak boleh kehilangan jati diri, tetapi harus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi. Kedekatan dengan masyarakat adalah kekuatan yang tidak dimiliki semua platform digital,” tegas Bupati Kendal memberi semangat dan arahan.

Baca Juga:Kasus Koperasi Bodong di Batang, 16 Pedagang Lapor Polisi, Pengawasan Disperindagkop Disorot TajamCegah Gagal Panen Imbas Longsor, Petani Gondoharum Kendal Rawat Irigasi Lewat Tradisi Dawuhan

Menjawab tantangan berat tersebut, Direktur Radio Suara Kendal, Abi Daulah Haque, membocorkan bahwa saat ini stasiun radionya tak lagi cuma mengandalkan sinyal frekuensi jadul. Mereka kini sudah ‘banting setir’ mengekspansi dunia maya lewat layanan streaming dan podcast.

“Radio sudah berevolusi. Sekarang bisa diakses kapan saja melalui internet. Ini menjadi peluang besar untuk menjangkau generasi muda yang lebih akrab dengan media digital,” beber Abi optimis.

Sasar Gen Z & Bocorkan Loker KIK

Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kendal, Ardhi Prasetiyo, ikut menyoroti nasib Radio Panora yang kini menginjak usia 18 tahun. Menurutnya, pasar pendengar yang selama ini melulu didominasi kalangan usia tua harus segera digeser.

“Panora perlu menyasar Generasi Z,” tukas Ardhi memberi wejangan.

Ia menggarisbawahi bahwa kunci merebut hati Gen Z bukanlah dengan mempertahankan gaya siaran lawas, melainkan berani masuk ke dunia mereka yang serba cepat, visual, dan interaktif.

“Agar Generasi Z tetap memilih radio, kuncinya bukan mempertahankan radio seperti dulu, tetapi mengubah cara radio hadir di dunia mereka. Gen Z tumbuh di era digital, cepat, visual, dan interaktif, sehingga radio harus beradaptasi tanpa kehilangan jati dirinya sebagai media audio,” jelasnya membeberkan trik jitu.

Tak cuma urusan gaya siaran kekinian, Ardhi juga menitipkan misi super penting! Ia mendesak radio agar lebih agresif menyiarkan dinamika kemajuan Kabupaten Kendal. Salah satunya, menjadi jembatan informasi paling update soal lowongan pekerjaan (loker) di Kawasan Industri Kendal (KIK).

0 Komentar