“Ya karena dinilai manajemen, setelah dilakukan evaluasi, ada pelanggaran yang muncul, sehingga kita membuka komunikasi dengan vendor yang kira-kira secara profesional memasang gate system,” bongkarnya blak-blakan.
Hingga Sabtu sore, upaya mediasi antara pihak manajemen dan perwakilan warga masih buntu alias belum menemui titik terang. Buntutnya, rencana penerapan sistem e-parking yang sejatinya mau dieksekusi pada Senin (13/4/2026) terpaksa ditunda sementara waktu sampai ada kesepakatan final antara kedua belah pihak. (way)
