RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, memberikan jaminan bahwa pasokan gas LPG dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Pekalongan dalam kondisi aman dan mencukupi. Kepastian ini ditegaskan usai pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi strategis dengan Pertamina dan Hiswana Migas DPC Pekalongan pada Jumat, 10 April 2026.
Sukirman meminta masyarakat tidak panik dalam merespons desas-desus mengenai kelangkaan energi yang marak beredar akhir-akhir ini. Ia memastikan bahwa informasi tersebut adalah kabar bohong alias hoaks.
“Tidak perlu khawatir untuk kesediaan stok LPG dan BBM karena hasil pantauan di lapangan, stok LPG dan BBM masih tersedia dan mencukupi. Terhadap isu soal kelangkaan LPG dan BBM itu adalah hoaks semata, itu adalah kabar-kabar yang memang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Sukirman saat memberikan keterangan resmi.
Baca Juga:Cegah Gagal Panen Imbas Longsor, Petani Gondoharum Kendal Rawat Irigasi Lewat Tradisi DawuhanAwas Offside! DPRD Ingatkan Plt Bupati Pekalongan Tak Bisa Asal Mutasi Pejabat & Pakai Mobil G1
Lebih lanjut, Pemkab Pekalongan bersama pihak Pertamina telah memproyeksikan ketersediaan pasokan tersebut aman untuk jangka panjang. Masyarakat diminta tetap tenang menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa perlu melakukan panic buying.
“Jangan khawatir terhadap isu kelangkaan BBM dan LPG karena hari ini dijamin oleh pemerintah, dijamin oleh Pertamina cukup sampai akhir tahun 2026 yang akan datang,” kata Sukirman menegaskan.
Imbauan Bijak Gunakan Energi
Kendati pasokan diklaim melimpah, Plt Bupati Pekalongan tetap mengingatkan warganya untuk mematuhi arahan Presiden Republik Indonesia perihal efisiensi energi. Sukirman membagikan sejumlah langkah taktis agar penggunaan gas LPG di tingkat rumah tangga lebih irit dan terjamin keselamatannya.
“Kita diimbau untuk bijak dan efisien penggunaan LPG dengan membersihkan kompor secara rutin. Atur ukuran api sesuai kebutuhan. Tutup panci saat memasak. Pakai regulator ber-SNI. Ini yang bisa Bapak Ibu patuhi agar efisien dan kita semua aman dalam menggunakan gas LPG,” tuturnya memaparkan panduan hemat energi.
Menutup keterangannya, Sukirman melontarkan apresiasi kepada jajaran Pertamina yang dinilai sukses menjaga stabilitas pasokan energi, terutama selama periode tingginya tingkat konsumsi masyarakat pada momen libur Idulfitri.
Sebagai informasi, rapat koordinasi pengamanan stok energi ini turut dihadiri oleh jajaran Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Bagian Perekonomian, perwakilan Pertamina Sales Area Tegal, serta Ketua dan pengurus teras Hiswana Migas DPC Pekalongan. (yon)
