Ramalan nasib berdasarkan weton dan bulan lahir dalam tradisi Primbon Jawa memadukan perhitungan neptu dengan sistem Pranata Mangsa.
Hasilnya digunakan untuk menggambarkan karakter, rezeki, serta arah peruntungan seseorang berdasarkan kepercayaan dan warisan budaya Jawa.
Perhitungan tersebut merupakan bagian dari tradisi budaya sehingga hasilnya dapat dipandang sebagai gambaran atau kepercayaan, bukan kepastian mengenai masa depan seseorang.
