Cukup baik
Ada pula beberapa hari yang masuk kategori cukup baik, seperti:
- Minggu Wage dan Senin Legi dengan neptu 9.
- Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi, dan Minggu Pahing dengan neptu 14.
Beberapa tradisi juga memberikan perhatian khusus pada Selasa Legi serta kombinasi tertentu yang berlangsung pada bulan Besar.
Bulan yang Baik untuk Membangun Rumah
Selain hari dan pasaran, bulan dalam kalender Jawa juga menjadi pertimbangan. Beberapa bulan yang dianggap baik untuk memulai pembangunan yaitu:
Baca Juga:Kelebihan dan Kekurangan Weton Minggu Wage Menurut Primbon Jawa! Punya Sifat Lembut Tetapi Pencemburu?Sifat Weton Selasa Kliwon Menurut Primbon Jawa yang Dikenal Karismatik, Tegas dan Setia!
- Bulan Besar atau Dzulhijah, yang termasuk sangat baik.
- Bakda Mulud atau Rabiul Akhir, yang juga dinilai sangat baik.
- Ruwah atau Sya’ban, yang termasuk baik.
- Dulkaidah atau Dzulqa’dah, yang dinilai cukup baik.
Pemilihan bulan tersebut dapat dipadukan dengan perhitungan hari dan pasaran sehingga waktu pembangunan tidak hanya ditentukan dari satu unsur.
Hari dan Bulan yang Sebaiknya Dihindari
Jika ingin mengikuti perhitungan tradisional, hari dengan hasil pembagian yang habis dibagi empat sebaiknya dihindari karena masuk kategori Tibo Kapetak atau Pati.
Ada pula beberapa tafsir yang memberikan perhatian khusus terhadap hari tertentu.
Selasa disebut berkaitan dengan babagan pati, sedangkan Sabtu dikaitkan dengan dalaning pati.
Dalam konteks tertentu, kombinasi seperti Rabu Legi, Minggu Pahing, Kamis Pon, Selasa Wage, dan Sabtu Kliwon juga disebut memiliki penilaian kurang baik.
Untuk bulan, Sawal disebut sebagai bulan yang sangat tidak baik untuk memulai pembangunan.
Mulud, Jumadilawal, Rejeb, Pasa, dan beberapa bulan lainnya juga kerap ditempatkan dalam kelompok yang kurang atau tidak baik.
Baca Juga:Karakter Weton Kamis Pon Pria Menurut Primbon Jawa! Benarkah Dikenal Cerdas, Tegas, dan Mandiri?Watak Weton Rabu Pon untuk Wanita Menurut Primbon Jawa! Benarkah Dikenal Cerdas dan Budah Bergaul?
Bagaimana dengan Pandangan Islam?
Jika ingin menyelaraskan tradisi Jawa dengan pandangan Islam, perlu dibedakan antara kepercayaan budaya dan ketentuan syariat.
Dalam pandangan syar’i, tidak ada hari tertentu yang secara khusus diwajibkan atau diharamkan untuk membeli tanah.
Hal yang lebih utama adalah memastikan transaksi dilakukan dengan cara yang halal, jujur, serta dilandasi niat yang baik.
Dalam tradisi Muslim di Indonesia, Senin, Kamis, atau Rabu juga kadang dipilih untuk memulai urusan karena dianggap memiliki nilai keberkahan tertentu.
