Selasa Kliwon juga disebut dalam sebagian tradisi sebagai waktu yang cocok untuk kegiatan berjualan.
Kepercayaan tersebut terutama dikaitkan dengan transaksi barang antik, barang bekas, atau benda yang mempunyai nilai khusus.
Walaupun demikian, Selasa Kliwon tidak otomatis menjadi hari terbaik untuk menjual emas bagi setiap orang. Kecocokannya tetap bergantung pada cara perhitungan primbon yang digunakan.
Baca Juga:Cara Nambah Penghasilan Sampingan buat Pekerja Gaji UMR Tanpa Mengganggu Kerjaan UtamaTips Mengatur Keuangan Bulanan untuk Gaji 2,5 Juta agar Tetap Bisa Menabung dan Tidak Boros
Cara Menentukan Hari Baik Menjual Emas Perhiasan Berdasarkan Weton
Untuk menentukan waktu transaksi berdasarkan primbon Jawa, Kamu dapat memulai dengan menghitung neptu dan mencocokkannya dengan hari yang direncanakan.
Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:
- Ketahui weton kelahiran. Weton terdiri dari hari lahir dan pasaran, misalnya Rabu Wage.
- Hitung neptu weton pribadi. Jumlahkan nilai hari dan pasaran kelahiran sesuai perhitungan primbon.
- Pilih hari untuk menjual emas. Tentukan tanggal atau kombinasi hari dan pasaran yang ingin dipertimbangkan.
- Hitung neptu hari transaksi. Sebagai contoh, Jumat Kliwon memiliki neptu 14 dari Jumat (6) ditambah Kliwon (8).
- Cocokkan hasil perhitungan. Perhatikan kecocokannya dengan tujuan transaksi, lalu pertimbangkan wuku dan ketentuan primbon yang Kamu ikuti.
Nilai Neptu Hari dan Pasaran Jawa
Agar lebih mudah menghitungnya, berikut nilai neptu yang digunakan dalam perhitungan tersebut.
Neptu hari:
- Minggu: 5
- Senin: 4
- Selasa: 3
- Rabu: 7
- Kamis: 8
- Jumat: 6
- Sabtu: 9
Neptu pasaran:
- Legi: 5
- Pahing: 9
- Pon: 7
- Wage: 4
- Kliwon: 8
Sebagai contoh, jika weton kelahiran Kamu adalah Rabu Wage, neptunya berjumlah 11, yaitu Rabu (7) ditambah Wage (4). Jika ingin menjual emas pada Jumat Kliwon, neptu hari transaksi berjumlah 14.
Kedua angka tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan pencocokan sesuai pedoman primbon yang dianut.
Perhitungan ini tidak bisa langsung dijadikan jaminan bahwa transaksi akan berjalan lancar atau menghasilkan keuntungan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjual Emas Perhiasan
Selain mempertimbangkan hari baik, Kamu perlu memperhatikan kondisi pasar dan tempat menjual emas.
Faktor-faktor ini lebih berkaitan langsung dengan jumlah uang yang akan diterima dari transaksi.
Berikut beberapa hal yang sebaiknya diperiksa sebelum menjual perhiasan:
- Pantau harga emas. Pertimbangkan menjual ketika harga sedang naik atau stabil, dengan tetap memperhitungkan harga pembelian kembali yang ditawarkan toko.
- Pahami potongan harga. Nilai jual kembali dapat lebih rendah daripada harga ritel karena adanya potongan biaya pengerjaan, biaya pabrikasi, atau margin pengecer.
- Siapkan dokumen pendukung. Simpan nota pembelian, sertifikat, atau bukti kemurnian emas jika tersedia.
- Bandingkan beberapa penawaran. Tanyakan harga kepada sejumlah toko emas atau pengepul tepercaya sebelum memutuskan.
- Hindari keputusan terburu-buru. Luangkan waktu untuk memeriksa penawaran agar Kamu tidak menerima harga yang jauh di bawah nilai wajar.
