Biar Bisa Tetap Jualan, Walikota Aaf Fasilitasi Pendirian Pasar Darurat

Biar Bisa Tetap Jualan, Walikota Aaf Fasilitasi Pendirian Pasar Darurat
Walikota H Afzan Arslan Djunaid SE mneyampaikan keterangan soal fasilitasi pendirian pasar darurat di Pasar Kuripan. (Radarpekalongan.id/dinkominfo)
0 Komentar

PEKALONGANRADAR.ID – Terbakarnya kios Pasar Senggol, Kuripan pada Senin (26/12/2023) membuat para pedagang kesulitan mencari nafkah untuk keluarganya. Nah, untuk membantu mereka biar tetap bisa berjualan, Walikota H Afzan Arslan Djunaid SE telah memerintahkan Dindagkop dan UKM untuk mendirikan pasar darurat.

“Kami upayakan adanya pendirian pasar darurat untuk menampung kios para pedagang Pasar Senggol Kuripan yang terdampak insiden kebakaran pada Senin, 26 Desember 2022 lalu,” ucapnya.

Walikota Aaf menyampaikan bahwa pasar darurat sebagai lokasi berjualan sementara untuk para pedagang Pasar Kuripan terdampak kebakaran itu akan didirikan masih berada di lokasi yang sama dengan los sebelumnya.

Baca Juga:Catat 17 Jurusan Teknik dengan Prospek Kerja Menjanjikan, Berikut PenjelasannyaSambut Bulan K3, Kepala Dinperinaker SBS Ajak Biasakan Perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja

“Pasar darurat untuk para pedagang Pasar Senggol Kuripan opsinya masih di lokasi itu, karena masih sangat memungkinkan, dimana di lokasi pasar itu masih banyak tanah-tanah yang kosong,” tuturnya.

Menurutnya, pasar darurat itu akan segera dibangun usai ada hasil Laboratorium Forensik (Labfor) dari kepolisian. Jika hasil labfor telah dikeluarkan pihak kepolisian, maka puing-puing dan sisa barang jualan milik pedagang yang terdampak kebakaran akan segera dibersihkan.

“Kita tunggu hasil dari labfor kepolisian nanti seperti apa. Kalau sudah, puing-puing dan barang barang bekas kebakaran akan segera dibersihkan dan segera dibuat pasar darurat sementara agar para pedagang bisa kembali berjualan, walaupun dengan bangunan yang tidak permanen dulu (darurat),” pungkasnya.

Seperti diketahui, puluhan kios dan lapak pedagang yang berjualan di Pasar Senggol Kuripan, Kecamatan Pekalongan Selatan terbakar pada Senin malam (26/12/2022). Api diduga berasal dari salah satu kios barang antik sekitar pukul 20.00 WIB usai hujan reda di wilayah tersebut. Kobaran api membakar kurang lebih 44 los yang ada di Blok F, dimana merupakan los penjual barang antik.

Petugas pemadam kebakaran dari Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan yang tiba dilokasi, dibantu personel TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat berusaha memadamkan kobaran api agar tidak menjalar secara meluas.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Aaf menyampaikan bahwa, untuk kronologis penyebabnya pastinya belum diketahui, namun dari kepolisian akan menyelidiki dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

0 Komentar