BPBD Ingatkan 9 Ancaman Bencana di Batang

bencana
PENYUSUNAN RPKB - BPBD Batang saat menggelar FGD penyusunan Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana (RPKB) di aula Bapelitbang Batang, Senin (23/10/2023).
0 Komentar

BATANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah terus mengingatkan adanya 9 potensi bencana yang mengancam wilayah Kabupaten Batang.

Kepala Pelaksana BPBD Batang, Ulul Azmi mengatakan 9 potensi bencana terdiri dari bencana banjir yang berpotensi berdampak pada pemukiman seluas 2.791 hektare.

Kemudian, banjir bandang yang berpotensi berdampak pada pemukiman seluas 144,46 hektare, dan cuaca ekstrim yang berpotensi pada pemukiman seluas 9.025,32 hektare.

Baca Juga:Skill Tukang Las Bakal Potensial Dukung Industrialisasi di BatangTak Hanya Pintar Ngaji, Santri Masa Kini Dituntut Pintar Teknologi

“Lalu, bencana gelombang ekstrem dan abrasi yang berpotensi berdampak pada pemukiman 11,85 hektare, serta bencana gempa bumi yang berpotensi berdampak ke pemukiman seluas 592,70 hektare,” ujar Ulul dalam FGD penyusunan Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana, Senin (23/10/2023).

Tak sampai di situ, kata Ulul, juga ada bencana kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada pemukiman 12,74 hektare, bencana kekeringan seluas 1.137 hektare serta bencana tanah longsor seluas 140,35 hektare.

Dalam FGD itu, disampaikan Ulul, pihaknya berfokus pada peran dan fungsi pemangku kepentingan dalam penanggulangan kedaruratan bencana.

Pihaknya tidak menginginkan bencana besar terjadi di Kabupaten Batang. Akan tetapi, semuanya harus bersiap manakala terjadi bencana.

“Jadi kita akan meminta data jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa kita perbantukan dalam kondisi kedaruratan bencana. Kemudian kita minta data jumlah jenis logistik dan peralatan yang bisa diperbantukan dalam kondisi kedaruratan bencana,” jelasnya.

Dalam FGD yang sudah kali kedua tersebut, BPBD Batang juga meminta adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) aturan mobilisasi di masing-masing Stakeholder.

“Setelah kita dapatkan data tersebut, nanti ketika ada bencana bisa kita antisipasi dalam satu komando,” tegasnya. (fel)

0 Komentar