Dzikir dan Shalawat untuk Berkah 1 Abad NU, Sekjen PBNU: Kita Berharap Barokahnya Shalawat

Dzikir dan Shalawat untuk Berkah 1 Abad NU, Sekjen PBNU: Kita Berharap Barokahnya Shalawat
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Saifullah Yusuf menghadiri acara 'Dzikir dan Shalawat yang berlangsung di Lapanan Simpanglima Kota Semarang. (Radarpekalongan.id/nu.online)
0 Komentar

SEMARANG, Radarpekalongan.id – Pelaksanaan kegiatan dzikir dan shalawat dimaksudkan untuk mengiringi 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) agar mendapatkan barokahnya shalawat. Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Saifullah Yusuf pada acara ‘Dzikir dan Shalawat yang berlangsung di Lapanan Simpanglima Kota Semarang.“PBNU melakukan sembilan program penting di seluruh penjuru tanah air dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Termasuk kegiatan dzikir dan shalawat di 3 tempat di Jateng bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf,” ujarnya.Gus Ipul, panggilan akrab Sekjen PBNU yang juga Wali Kota Pasuruan tersebut menyampaikan pada acara ‘Dzikir dan Shalawat yang berlangsung di Lapanan Simpanglima Kota Semarang pada Senin (26/12/2022) malam.Disampaikan, meski Semarang dan sekitarnya diguyur hujan sejak sore, antusiasme masyarakat sangat luar biasa untuk bisa bershalawat bersama Habib Syech.“Melihat semangat para jamaah yang hadir meskipun diguyur hujan ini, membuat NU menjadi kuat, bangsa dan negara Indonesia menjadi tenteram dan damai,” ucapnya.Gus Ipul mengajak kepada nahdliyin untuk menyongsong NU memasuki abad kedua penuh semangat dan rasa optimisme dengan tetap berpegang teguh pada ajaran ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah.“Ke depan tangan NU semakin beragam, maka warga NU harus kompak dan taat kepada para kiai, ulama, habaib di lingkungan NU dengan secara bersama-sama menjaga keutuhan NKRI,” ungkapnya.Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dalam tausiyahnya menegaskan pentingnya membaca shalawat untuk memupuk rasa cinta kepada Baginda Rasulullah Saw, keluarganya, para sahabatnya, dan para pengikutnya. “Alhamdulillah di negeri kita ini semuanya ikut membaca shalawat, tidak hanya para habaib dan para kiai, namun juga para pejabat pemerintah ikut mengijinkan pelaksanaan kegiatan shalawat Nabi Saw,” terangnya.Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, mHM Muzamil menjelaskan, kegiatan dzikir dan shalawat merupakan agenda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyemarakkan 1 Abad NU. “Kota Semarang merupakan kegiatan yang ketiga setelah sebelumnya acara yang sama di gelar di Klaten dan Magelang,” ujarnya d sela-sela acara dzikir di Simpanglima.Disampaikan, kegiatan yang berlangsung di ibu kota propinsi Jateng secara teknis ditangani oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, sedangkan PWNU Jateng membantu kelancaran acara.“Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar meski semula dengan hujan deras yang disertai angin sejak pukul 17.00, panitia sempat memikirkan memindahkan lokasi acara shalawat dari lapangan Simpanglima ke Masjid Baiturrahman. Namun karena selepas Maghrib hujan terlihat mulai reda, panitia tidak jadi memindahkan,” terangnya.Acara yang dihadiri Rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh, Ketua PWNU Jateng HM Muzamil, Rais PCNU Kota Semarang KH Hanief Ismail, Ketua PCNU Kota Semarang KH Anashom, dan Pj Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti beserta Forkompinda berlangsung tertib hingga berakhir pukul 22.45 wib.(dur)

0 Komentar