Gamophobia, Ketakutan untuk Berkomitmen terhadap Pasangan atau Pernikahan

Gamophobia
Apakah Kamu Termasuk Kedalam Golongan Yang Takut Akan Hubungan Yang Lebih Serius Yakni Pernikahan? Kalau Iya Kamu Perlu membaca Tulisan Ini Sampai Selesai -freepik-
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Jika kamu memiliki ketakutan yang luar biasa untuk berkomitmen pada pasangan kamu atau menuju ke jenjang yang lebih serius yakni pernikahan, bisa saja kamu mengalami gamophobia.

Berhati-hati ketika mengambil keputusan dalam berkomitmen dan menikah merupakan suatu hal yang wajar agar kita tidak salah pilih Langkah. Tetapi hal tersebut akan berbeda jika kamu memiliki ketakutan yang luar biasa pada suatu komitmen hubungan percintaan atau pernikahan.

Dilansir dari alodokter, Gamophobia adalah rasa ketakutan yang berlebihan dalam menjalin suatu komitmen dan menikah. Fobia ini dapat muncul karena trauma terhadap kegagalan hubungan di masa lalu atau pengalaman di masa kecil. Seperti melihat orang tua yang berantem setiap hari, kdrt, ataupun perceraian.

Baca Juga:Feeling Worthless, Ketika Kamu Merasa Tidak Berharga di DuniaCara Merawat Motor Setelah Terkena Banjir

Asal Kata Gamophobia

Dilansir dari orami, gamophobia berasal dari dua kata yakni gamos dan phobia. Gamos yang berasal dari Bahasa Yunani yang memiliki arti pernikahan dan phobia atau fobia yang berarti suatu ketakutan.

Maka dapat diartikan bahwa gamophobia adalah ketakutan akan pernikahan dan ketakutan pada suatu komitmen dalam hubungan percintaan.

Fobia ini dapat menjadi jenis ketakutan yang mengubah hidup atau menyebabkan kecemasan atau serangan panik. Jika hanya memikirkan komitmen atau pernikahan membuat seseorang berkeringat, jantung berdebar kencang, hingga membuat pusing, maka hal tersebut dapat menjadi pertanda bahwa seseorang mengalami atau menderita gamophobia.

Meskipun gamophobia termasuk ke dalam fobia yang sederhana, tetapi fobia ini juga dapat menimbulkan seseorang mengalami serangan panik yang besar-besaran saat memikirkan suatu pernikahan atau komitmen.

Hal tersebut membuktikan bahwa gamophobia dapat menghancurkan emosi pada penderitanya. Namun diakui bahwa penelitian tentang fobia atau phobia jenis ini masih sangat sedikit.

Tidak semua orang yang mengalami ketakutan berlebihan pada suatu komitmen hubungan percintaan atau pada pernikahan dapat diidentifikasi dengan mudah. Karena tidak semua orang yang mengalami gamophobia mencari bantuan dan mendapatkan diagnosis.

Tanpa melalui konseling atau ditangani oleh ahli yang professional, seseorang penderita gamofobia biasa mengalami perasaan berbagai ketakutan, seperti ketakutan akan ditinggalkan, ketakutan akan keintiman, hingga takut mempercayai orang lain.

0 Komentar