Pasokan Air Untuk Ribuan Hektare Area Pertanian Dipastikan Aman

Pasokan Air Untuk Ribuan Hektare Area Pertanian Dipastikan Aman
Dalam penyampaian publik, pasokan air pada saluran irigasi yang ada di DI Sragi untuk ribuan hektar area pertanian dipastikan aman. (Triyono)
0 Komentar

KAJEN,Radarpekalongan.id- Pasokan air pada saluran irigasi yang ada di Daerah Irigasi (DI) Sragi untuk ribuan hektar area pertanian dipastikan aman. Untuk itu, guna tersampaikan ke para petani penggarap digelar penyampaian publik di Aula Kecamatan Kesesi, Kamis (25/05/2023).

Adapun penyampaian publik tercukupnya air dan pupuk di masa tanam 2 Kecamatan Kesesi dengan narasumber Asisten II Pemkab Pekalongan, Bina Marga Jateng, Kabid PU, Kabid PSDA, Korpokla Comal, PPK BBWS Rehab DI Sragi, PT Indo Teknik.

Kegiatan dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari petani dan pemerintah desa.

Ketua Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) Kalijogo, Tangguh menyampaikan penyampaian publik dilakukan terkait dengan isu alam Elnino atau Fenomena alam yang menyebabkan perubahan cuaca. Dengan begitu banyak petani khawatir pada MT 2 yaitu Maret -Juli biasanya kekurangan air.

Baca Juga:Normalisasi Drainase Pacar Rp 500 Juta Tinggal EksekusiCiptakan Generasi Pelajar Mandiri, SMK NU Kesesi Gelar Karya P5

“Namun untuk kali ini pasokan air pada MT 2 dipastikan aman dan air irigasi bisa terpenuhi hingga bulan Agustus – September mendatang. Karena biasanya pada puncak elnino tiba pada bulan 8-9, ” katanya.

Dikatakan bahwa untuk MT 2 saat ini dipastikan tercukupi karena area pertanian warga sudah mulai banyak memasuki usia tua. Namun demikian ada beberapa desa yang memang air tidak sampai disebabkan tersumbatnya tersiar dan itu berdampingan dengan jalan Kabupaten dan Bina Marga Provinsi.

“Tersumbat karena pemerintah desa ragu apakah itu kewenangan Kabupaten atau bina marga Provinsi Jateng. Untuk itu IP3A mengajukan untuk segera ada perbaikan dari pemerintah terkait, ” lanjutnya.

“Ada 13 desa ditempat kami dengan luasan lahan DI Sragi sekitar 3213 hektare. Sedangkan untuk stok atau pasokan pupuk sesuai MT 2 sudah aman, ” imbuhnya.

Sementara Asisten II Pemkab Pekalongan, H. Wahyu Kuncoro menyampaikan pemerintah Desa bersama petani untuk bisa menjaga pasokan air hingga ke area pertanian. Yakni dengan cara tetap menjaga kebersihan saluran irigasi.

“Pasokan air terjaga dengan baik dan sampai ke pertanian warga apabila semua ikut menjaga baik kebersihan, melakukan susuk sier secara rutin, ” imbuhnya.

Sementara PPK BBWS Rehab DI Sragi, Heri menambahkan bahwa dalam ikut menjaga pasokan air dibutuhkan peran dari semua masyarakat. Karena dampak Elnino seperti di negara tetangga hingga membuat masyarakat membeli air galon karena kebutuhan air baku di waduk sudah menyusut dan takutnya berdampak disini.Tahun kemarin masih kemarau basah sedangkan tahun ini benar benar kemarau.

0 Komentar