Retroactive Jealousy, Bahaya Cemburu Sama Masa Lalu Pasangan

Retroactive jealousy, cemburu dengan masa lalu pasangan
Retroactive jealousy, cemburu dengan masa lalu pasangan. (Sumber: freepik.com)
0 Komentar

Hal ini bisa jadi dikarenakan ketakutan jika pasangan membandingkanmu dengan kekasihnya dahulu. Kamu takut jika pada akhirnya pasanganmu memilih untuk menarik diri dan tidak lagi mempercayaimu.

Merasa Ada Sesuatu yang Hilang

Retroactive jealousy juga cenderung muncul ketika fantasi tentang hubungan sebelumnya yang dimiliki pasanganmu lebih baik daripada yang dia jalani denganmu. Contohnya, kamu tidak merasa terhubung secara emosional dengan pasanganmu, tidak menghabiskan waktu berdua dengan cukup, atau merasa ada sesuatu yang hilang dalam hubunganmu.

Kamu mungkin menjadi terpaku tentang bagaimana jika pasanganmu mencari hal-hal yang hilang dalam hubungan kalian dalam diri orang lain atau bahkan mantannya.

Sangat Sensitif terhadap Penolakan

Baca Juga:Sering Dianggap Mengintimidasi? Perhatikan 7 Cara Agar Tidak Tampak IntimidatifFexting Bikin Tambah Runyam! Stop Berargumen Lewat Chat

Sebuah studi pada tahun 2018 dengan 247 responden menemukan bahwa orang yang sensitif terhadap penolakan cenderung lebih mudah merasa cemburu.

Sensitivitas terhadap penolakan dapat membuatmu selalu waspada terhadap tanda-tanda penolakan dan memiliki reaksi yang tidak proporsional terhadap kata-kata atau perilaku yang agak negatif dari pasangan.

Pasanganmu Masih Berhubungan dengan Masa Lalunya

Jika pasanganmu masih berhubungan dengan mantannya, kamu mungkin menemukan dirimu kebingungan dengan status yang mereka jalanin sekarang. Pada akhirnya, kamu membuat pola “bagaimana jika” dalam otakmu, atau berasumsi bahwa mereka mungkin lebih dari sekadar teman.

Berdamai dengan Retroactive Jealousy

Dr. Romanoff menyarankan beberapa strategi yang dapat membantumu mengatasi kecemburuan retroaktif.

Jangan Biarkan Perasaan Cemburumu

Jika kamu merasa cemburu, kamu mungkin tergoda untuk menyerah dan protektif terhadap pasanganmu. Namun, penting untuk menolak perilaku ini dan memahami bahwa itu tidak produktif dan justru membuat hubunganmu tidak berjalan dengan baik. Sibukkan dirimu dengan hal lain sampai dorongan untuk mengikuti perasaan cemburumu itu berlalu.

Tingkatkan Kepercayaan Dirimu

Kecemburuan sering kali berakar pada kekhawatiran dan rasa tidak aman diri sendiri. Cobalah untuk fokus pada diri sendiri dan berusaha untuk memperkuat rasa percaya diri dan membangun harga dirimu. Ingat, ada alasan mengapa pasanganmu tidak lagi bersama mantannya dan memilih untuk bersamamu. Gunakan pemikiran rasional untuk mengatasi rasa tidak aman yang kamu miliki, yang kemungkinan besar akan berubah menjadi tidak rasional setelah pemeriksaan lebih dekat.

0 Komentar