Salurkan Bantuan Korban Banjir, Ini Kata Kapolres Pekalongan

Salurkan Bantuan Korban Banjir, Ini Kata Kapolres Pekalongan
Kapolres Pekalongan AKBP Aref Fajar Satria berikan bantuan ke korban banjir di posko pengungsian di Lokatex. (Hadi Waluyo).
0 Komentar

KAJEN,Radarpekalongan.id – Sebagai bentuk kepedulian kepada korban terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan, Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria melaksanakan kegiatan bakti sosial, Senin (2/1/2023). Kapolres Pekalongan dan jajarannya berikan bantuan kepada korban banjir di beberapa posko pengungsian.

Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria mengatakan, baksos ini untuk menyalurkan bantuan sosial kepada korban terdampak banjir. “Ini bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, semoga kiranya dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kesulitan yang dialami saudara kita yang terkena musibah,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dokkes Polres Pekalongan juga memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga yang mengeluhkan sakit kepala pusing, sakit gigi, gatal gatal dan lain sebagainya.

Baca Juga:9 Perwira dan 27 Bintara Anggota Polres Pekalongan Naik Pangkat6 Polisi Purna Tugas, Ini Bentuk Penghormatan Polres Pekalongan

“Iya kita juga siapkan tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan, karena banyak yang mengeluhkan pusing, sakit gigi, gatal” ungkap Kapolres

AKBP Arief menjelaskan ada dua tempat yang dikunjungi dalam bakti sosial. “Hari ini dua tempat kita kunjungi dalam pelaksanaan bakti sosial. Pertama di Lokatex Sragi dan Kopindo Wiradesa. Masyarakat terdampak baik dari wilayah hukum Polres Pekalongan Kota dan juga Kabupaten Pekalongan di sekitar perbatasan Sragi dan juga Tirto,” jelasnya.

Kapolres mengungkapkan, saat ini di wilayah Sragi untuk air sudah surut. “Hanya 5 cm dari permukaan, sedangkan di Mulyorejo Tirto wilayah Kota Pekalongan masih tinggi karena dipicu adanya air pasang atau rob, sehingga air hujan dan rob yang belum turun mengakibatkan masih terdampak banjir,” tuturnya.

Menurutnya, di wilayah Sragi ada 3 tempat yang terdampak banjir. “Di Desa Pait yakni di Dukuh Babadan dan Dukuh Tugurejo serta di Desa Yosorejo,” paparnya.

Kepada jajarannya, AKBP Arief meminta untuk tetap memantau wilayahnya terkait dengan bencana alam yang terjadi, mengingat cuaca menurut BMKG masih didominasi oleh potensi hujan. (had)

0 Komentar