Sudah 100 Persen BABS, Batang Siap jadi Kabupaten Sehat 2023

BABS
ORIENTASI - Pemkab Batang menggelar Orientasi KKS bagi OPD terkait, pengurus Tim Pembina, Forum Kabupaten dan Kecamatan serta Pokja Desa Sehat, di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (13/11/2023).
0 Komentar

BATANG – Kabupaten Batang menjadi 10 Kabupaten dan Kota di Jateng yang belum mengikuti Penilaian Kabupaten/Kota Sehat. Setelah sukses mendeklarasikan 100 persen bebas buang air besar sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF), Kabupaten Batang pun tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti penilaian KKS.

Pemkab Batang pun menggelar Orientasi KKS bagi OPD terkait, pengurus Tim Pembina, Forum Kabupaten dan Kecamatan serta Pokja Desa Sehat, di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (13/11/2023). Selama kegiatan orientasi berlangsung, para peserta akan mendapatkan pembekalan materi dari tim Fasilitator Provinsi dan Fasilitator tingkat kabupaten.

“Sebagaimana kita ketahui, bahwa Kabupaten Batang menjadi salah satu dari 10 kabupaten yang belum mengikuti penilaian KKS, dikarenakan belum memenuhi salah satu syarat yaitu sudah 100 persen ODF atau BABS,” ujar Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki yang diwakilkan oleh Asisten Administrasi dan Umum Sugeng Sudiharto.

Baca Juga:Tani Merdeka Dikukuhkan5 Ribu Atlet dari 19 Cabor Ramaikan POPDA Batang 2023

Menurutnya untuk menuju penilaian KKS, diperlukan kerjasama dan dukungan dari seluruh instansi terkait. Pemerintah Provinsi Jateng, dan masyarakat Batang sangat turut berperan dalam upaya mencapai target dan standar yang ditetapkan untuk mendapatkan predikat sebagai KKS.

Lewat diskusi ini, diharapkan OPD terkait dapat bertukar pikiran serta sharing pengalaman antara kabupaten-kabupaten yang telah sukses dalam penilaian KKS dengan kabupaten yang belum mengikuti penilaian.Dengan begitu, kita dapat saling belajar dan membangun sinergi sesame pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Semoga melalui kebersamaan dalam persiapan penilaian KKS ini, Kabupaten Batang beserta kabupaten-kabupeten lainnya dapat mencapai standar yang ditetapkan, sehingga kita dapat menjadi daerah yang lebih sehat, berkembang, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Nov)

0 Komentar