Ketiga kader tersebut adalah:
- Muhammad Misbahudin dari Komisariat Ki Ageng Ganjur (UIN Gus Dur)
- Hanif Naufal dari Komisariat Darussalam (Unikal)
- Nurul Iman dari Komisariat Abdurrahman Wahid (ITSNU)
Setelah sesi pembukaan, Konfercab dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus, sidang komisi, serta sidang tata tertib pemilihan dan pembentukan formatur.
Pemilihan ketua dilakukan melalui sistem voting, dengan peserta berasal dari perwakilan lima komisariat dan sembilan rayon di lingkungan PC PMII Pekalongan.
Ketua PKC PMII Jawa Tengah, Ahmad Farichin, menegaskan pentingnya langkah kolaboratif dalam menjalankan roda organisasi.
Baca Juga:Kejari Pekalongan Sita Rumah Kades Coprayan Terpidana Korupsi Dana DesaUIN Gus Dur Terjunkan Mahasiswa KKN Tematik Tanggap Bencana, Perkuat Edukasi Mitigasi di Masyarakat
“PMII tidak bisa berjalan sendiri, kolaborasi dan sinergi antar kader adalah kunci untuk membangun organisasi yang lebih kuat,” tegasnya.
Dengan berlangsungnya Konfercab XXX ini, diharapkan kepemimpinan baru PC PMII Pekalongan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik dan semakin solid dalam menghadapi tantangan zaman.