Usai Banjir Bandang, Wabup Kendal Benny Karnadi Dorong Peninggian Puskesmas Patebon II

Usai Banjir Bandang, Wabup Kendal Benny Karnadi Dorong Peninggian Puskesmas Patebon II
ACHMAD ZAENURI KUNJUNGAN - Wakil Bupati Kendal Kunjungi Puskesmas Patebon Pasca Banjir, Selasa 25 Februari 2025.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kecamatan Patebon, Selasa, 25 Februari 2025. Dalam kunjungannya, ia menyoroti kondisi Puskesmas Patebon II, yang mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir bandang pada 20 Januari 2025 lalu.

Banjir yang melanda wilayah tersebut tak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga mengganggu pelayanan kesehatan di puskesmas. Akibatnya, fasilitas kesehatan itu sempat lumpuh selama beberapa hari sebelum akhirnya kembali beroperasi dengan kondisi terbatas.

Fasilitas Rusak, Beberapa Peralatan Masih Bisa Digunakan

Saat tiba di Puskesmas Patebon II, Wabup Benny disambut oleh Kepala Dinas Kesehatan Kendal, dr. Abidin, serta Kepala Puskesmas Patebon II, drg. Sri Syahadatin. Ia kemudian meninjau sejumlah ruangan dan berdialog langsung dengan tenaga kesehatan serta pasien.

Baca Juga:Tujuh Rumah Rusak akibat Banjir Bandang di Patebon, Wabup Kendal Minta Bantuan Disperkim dan BaznasKejari Pekalongan Sita Rumah Kades Coprayan Terpidana Korupsi Dana Desa

“Banjir menyebabkan banyak peralatan medis mengalami kerusakan. Sebagian masih bisa digunakan setelah perbaikan, tetapi kondisinya cukup memprihatinkan,” ujar dr. Abidin.

Meski demikian, berdasarkan hasil pendataan Dinas Kesehatan, ada beberapa peralatan yang masih bisa dimanfaatkan. Namun, jika ada yang tak lagi layak pakai, maka perlu segera dilakukan penggantian agar pelayanan tetap optimal.

“Bila tidak bisa dipergunakan, harus ada upaya untuk diganti,” tambahnya.

Dorong Peninggian dan Perluasan Puskesmas

Wabup Benny menilai Puskesmas Patebon II memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Setiap harinya, fasilitas ini melayani sekitar 80 hingga 100 pasien. Namun, ia mengakui bahwa kapasitas bangunan saat ini masih terbatas dan rawan terdampak banjir di masa mendatang.

“Bangunannya memang masih cukup sempit, padahal potensinya besar dalam melayani masyarakat,” kata Benny.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peninggian dan perluasan bangunan puskesmas agar pelayanan kesehatan lebih optimal dan dokumen penting tidak lagi terdampak bencana.

“Harapannya, dengan langkah ini, pelayanan kesehatan tetap berjalan lancar, dan ke depan, Patebon bisa terbebas dari banjir,” pungkasnya.

0 Komentar