Wabup Suyono Desak Percepatan Tanggul Laut, Rob Ancam Masa Depan Pesisir Batang!

Wabup Suyono Desak Percepatan Tanggul Laut, Rob Ancam Masa Depan Pesisir Batang!
DOK. PERCEPAT TANGGUL LAUT - Wakil Bupati Batang Suyono dalam sebuah acara. Pihaknya mendesak realisasi pembangunan tanggul laut bisa dipercepat, mengingat rob yang mengancam pesisir Batang.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Wakil Bupati Batang, Suyono, menegaskan bahwa pembangunan tanggul laut di kawasan Pantura, khususnya Batang, menjadi kebutuhan mendesak. Hal ini demi menyelamatkan lahan pertanian, permukiman, serta masa depan warga pesisir Batang dari ancaman rob dan abrasi.

Menurutnya, rob di Batang bukan lagi sekadar fenomena musiman, tetapi bencana nyata yang merugikan masyarakat. “Banyak lahan sawah yang tidak bisa ditanami. Dari hitungan ekonominya, masyarakat jelas rugi. Ini memang faktor alam, tapi negara harus hadir agar rakyat Batang sejahtera,” tegas Suyono, Rabu (27/8/2025).

Ia mengingatkan, jika tidak segera ditangani, rob akan terus meluas bahkan bisa mengancam wilayah perkotaan Batang. “Semua wilayah Pantura, termasuk Batang, harus diprioritaskan. Kalau tidak ditangani, air bisa masuk ke kota,” ujarnya.

Baca Juga:Karnaval Meriah HUT RI di Desa Pait: Kreasi Semar RW 03 Curi Perhatian, Bukti Kekompakan Warga!Kader PKK Pekalongan Dilatih Buat Pupuk Cair dari Sampah Organik Rumah Tangga!

Suyono juga mencontohkan pengalaman Belanda dalam membangun tanggul laut modern. “Harapannya Batang bisa seperti Belanda, air di atas tapi tidak masuk ke daratan. Jadi masyarakat tetap aman,” tambahnya.

Terkait pembangunan, ia menyoroti mekanisme tender proyek. Menurutnya, tanggul tidak bisa asal dikerjakan oleh kontraktor tanpa kompetensi. “Kalau kontraktor lokal mampu, tentu bagus.

Tapi kalau tidak punya skill dan spesifikasi, jangan dipaksakan. Nanti jebol dan masyarakat Batang yang rugi,” tegasnya. Ia menekankan, pembangunan tanggul laut di Batang membutuhkan perusahaan dengan keahlian teknis mumpuni agar hasilnya kokoh dan bertahan lama.

Dengan adanya tanggul laut, Suyono optimistis lahan yang kini terendam rob di Batang bisa kembali produktif. “Kalau tanggul jadi, lahan akan kembali semula. Petani Batang bisa menanam lagi, masyarakat bisa punya harapan hidup lebih baik,” pungkasnya.(nov/fel)

0 Komentar