Bulan Dana PMI Kendal 2025 Tembus Rp1,31 Miliar, Bupati Minta Pengelolaan Transparan dan Akuntabel

Bulan Dana PMI Kendal 2025 Tembus Rp1,31 Miliar, Bupati Minta Pengelolaan Transparan dan Akuntabel
ABDUL GHOFUR SERAHKAN - Momen kebersamaan dan kepedulian, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyerahkan secara simbolis hasil penggalangan Bulan Dana PMI 2025 kepada Ketua PMI Kendal, dr. Budi Mulyono, disaksikan Pj. Sekda Kendal, Dwi Agus Lestari.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Kepedulian sosial masyarakat Kabupaten Kendal terhadap aksi kemanusiaan menunjukkan tren positif di penghujung tahun. Dalam acara seremoni di Gedung Abdi Praja, Senin, 22 Desember 2025, hasil penggalangan Bulan Dana PMI Kabupaten Kendal tahun 2025 resmi diserahkan dengan total realisasi mencapai Rp1.319.925.000.

Capaian Rp1,31 miliar ini akan menjadi tulang punggung bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Kendal dalam menjalankan operasional kemanusiaan sepanjang tahun mendatang. Dana yang dihimpun dari partisipasi publik tersebut diproyeksikan untuk penanggulangan bencana, layanan kesehatan, hingga penguatan kapasitas relawan muda.

Ketua PMI Kabupaten Kendal, dr. Budi Mulyono, menegaskan bahwa pemanfaatan dana ini telah memiliki pos-pos anggaran yang jelas dan mencakup aspek sosial yang luas.

Baca Juga:Gelar Konfercab XIV, Fatayat NU Kabupaten Pekalongan Perkuat Sinergi dan Pemberdayaan PerempuanE-Sport Kendal Tumbuh Pesat, Bupati Optimis Jadi Lumbung Medali Porprov 2026, Intip Strategi Mbak Tika

“Dana Bulan Dana PMI ini akan digunakan untuk penanganan bencana, pembinaan generasi muda dan relawan, kegiatan Jumbara, serta program kesehatan. Tidak hanya untuk bencana, tetapi juga untuk membantu persoalan sosial masyarakat seperti dukungan bagi ibu hamil, penyediaan kursi roda, hingga program bedah rumah,” ujar dr. Budi Mulyono dalam keterangannya.

Meskipun angka yang terkumpul belum memenuhi target awal sebesar Rp1,5 miliar, Penjabat Sekda Kendal sekaligus Ketua Bulan Dana PMI, Agus Dwi Lestari, tetap memberikan apresiasi atas solidaritas masyarakat. Menurutnya, angka Rp1,31 miliar merupakan bukti nyata bahwa semangat gotong royong warga Kendal tetap kokoh di tengah berbagai tantangan ekonomi.

“Alhamdulillah, dana sebesar Rp1,31 miliar ini menjadi kekuatan penting bagi PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Capaian tahun ini tetap menunjukkan kekuatan solidaritas masyarakat Kendal,” ungkap Agus Dwi Lestari.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Tokoh yang akrab disapa Mbak Tika ini mengingatkan agar kepercayaan besar dari masyarakat harus dijawab dengan manajemen organisasi yang bersih. Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi mengenai aliran dana agar publik tetap percaya pada program-program PMI.

“Dana Bulan Dana PMI harus dikelola profesional, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Semangat gotong royong ini harus terus dijaga,” tegas Bupati Dyah Kartika.

0 Komentar