Imbas Efisiensi Anggaran, Pemkab Kendal Tiadakan Hiburan Konser Musik di Tempat Wisata Tahun Baru

Imbas Efisiensi Anggaran, Pemkab Kendal Tiadakan Hiburan Konser Musik di Tempat Wisata Tahun Baru
ABDUL GHOFUR REKREASI KELUARGA - wisata Kabupaten Kendal ini menawarkan suasana sejuk dan nyaman, sehingga cocok menjadi pilihan rekreasi bagi keluarga untuk melepas penat, Kamis (19/12/2025)
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal terpaksa menata ulang skala prioritas penggunaan anggaran menjelang akhir tahun. Kebijakan efisiensi ini berdampak langsung pada sektor hiburan rakyat, di mana agenda konser musik tahunan di objek wisata resmi ditiadakan pada momentum pergantian tahun baru 2026.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disporapar) Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid, mengonfirmasi bahwa keterbatasan anggaran menjadi alasan utama di balik keputusan pahit ini. Objek wisata yang berada di bawah naungan pemerintah dipastikan tidak akan menggelar ajang khusus yang menyedot pendanaan besar.

“Tahun ini kita terkendala efisiensi, jadi tidak sama dengan tahun kemarin,” kata Ircham saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (19/12/2025).

Baca Juga:Jalur Desa Tlogopakis Petungkriyono Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Kini Sudah Bisa Dilalui KendaraanWabup Sukirman Buka Hari Ibu ke-97 di Pekalongan, Momentum Perempuan Berkarya Menuju Indonesia Emas

Ircham menjelaskan, terdapat tiga destinasi utama yang dikelola langsung oleh Pemkab Kendal, yakni Kolam Renang Boja, Curugsewu, dan Pantai Sendang Sikucing. Meskipun biasanya lokasi-lokasi ini menjadi pusat kemeriahan pesta musik, tahun ini suasana diprediksi akan lebih tenang tanpa adanya panggung hiburan.

Hingga saat ini, pihak Disporapar juga belum menerima laporan dari pengelola objek wisata swasta lainnya di wilayah Kendal yang berencana menggelar acara serupa dalam skala besar.

“Sampai hari ini juga belum ada yang menginformasikan akan mengadakan event ke kami,” ujarnya menambahkan.

Meski sepi hiburan musik, Ircham menjamin fasilitas di objek wisata tetap bersolek untuk menyambut lonjakan wisatawan saat libur panjang. Pihak dinas akan melakukan pengawasan ketat dan monitoring rutin untuk memastikan kenyamanan pengunjung selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Di tengah absennya hiburan panggung, tantangan lain yang muncul adalah kondisi alam. Disporapar mengimbau para wisatawan untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan waktu kunjungan mengingat tren cuaca yang ekstrem di penghujung tahun.

“Karena akhir-akhir ini cuaca yang kurang bersahabat. Jadi kami juga akan terus pantau keamanannya,” tegas Ircham.

Langkah efisiensi ini diambil sejalan dengan instruksi pemerintah pusat yang menuntut penghematan anggaran daerah agar lebih fokus pada sektor-sektor krusial lainnya di Kabupaten Kendal. (fur/TEMPO.CO)

0 Komentar