Catatan untuk Arif 'Marx' Budiman: Bung Karno Itu Pemikir Dialektis Bukan Harmonis

Mengkitik pemikiran Bung Karno
Muhamad Lubis Ardani mengkritik tulisan Arif \'Marx\' Budiman tentang tulisan Bung Karno.
0 Komentar

Padahal, nasionalisme ala Bung Karno justru bersifat konfrontatif. Ia adalah nasionalisme anti-imperialisme, anti-kolonialisme, dan anti-penindasan kelas.

Pemahaman Arif ini bertentangan dengan pandangan Nurcholish Madjid, yang mengingatkan bahwa ideologi termasuk nasionalisme harus selalu dikritisi agar tidak berubah menjadi dogma.

Ketika nasionalisme diperlakukan sebagai ruang aman dan netral, ia berpotensi menjadi ideologi mapan yang justru membungkam kritik.

4. Romantisme Sejarah dan Hilangnya Relevansi Kritis

Cara berpikir Arif juga berhenti pada romantisme sejarah.

Baca Juga:Yayasan Kehati dan Bank BTN Tanam 2.500 Pohon Mangrove di Pesisir Utara Kabupaten PekalonganCatatan untuk Arif 'Marx' Budiman, Renaisans Mazhab Pemikiran Baru di Pekalongan, Membangun Budaya Kritis

Bung Karno dikagumi sebagai tokoh masa lalu tanpa diajukan pertanyaan kritis: apakah sintesis nasionalisme, Islamisme, dan Marxisme masih relevan hari ini? Atau justru menyimpan problem baru dalam konteks demokrasi modern?

Hannah Arendt mengingatkan bahwa berpikir kritis berarti berani menguji ulang gagasan lama dalam konteks baru.

Ketika pemikiran Bung Karno hanya dirayakan, bukan diuji, ia berubah menjadi mitos yang aman bukan pemikiran yang hidup.

*Penutup: Mengkritik Cara Berpikir

Kritik terhadap artikel Arif sejatinya adalah kritik terhadap cara berpikir penulisnya. Bung Karno dipahami sebagai simbol persatuan, bukan pemikir konflik.

Semangat belajar direduksi menjadi etika pribadi, bukan alat perjuangan. Nasionalisme dijadikan titik aman, bukan medan kritik.

Padahal, sebagaimana ditegaskan Bung Karno sendiri, berpikir adalah tindakan revolusioner. Membaca Bung Karno dengan cara yang terlalu harmonis justru menjauhkan kita dari semangat.

*) Muhamad Lubis Ardani adalah Kader HMI Komisariat Walisongo Pekalongan.

0 Komentar