RADARPEKALONGAN.ID – Pergerakan harga emas kembali menjadi perhatian utama pelaku pasar global pada awal Januari 2026 seiring meningkatnya eskalasi konflik geopolitik dunia
Ketegangan internasional yang melibatkan Amerika Serikat, Rusia, Ukraina, hingga Venezuela diprediksi mendorong lonjakan harga emas sebagai aset aman.
Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai kondisi global saat ini sangat kondusif bagi penguatan harga emas dunia maupun logam mulia domestik.
Baca Juga:Harga buyback emas hari ini tanggal 5 januari 2026 Masih Stabil untuk Galeri24 dan UBS! Ini Rincian LengkapnyaHarga emas perhiasan hari ini tanggal 5 januari 2026 Stabil! Ini Rincian Lengkap dari Rajaemas dan Lakuemas!
Ketidakpastian politik, konflik bersenjata, serta kebijakan moneter Amerika Serikat menjadi kombinasi kuat yang menggerakkan pasar emas.
Proyeksi pergerakan harga emas pekan pertama Januari 2026
Menurut Ibrahim Assuaibi, pergerakan harga emas dunia berpotensi mengalami fluktuasi tajam dengan kecenderungan menguat signifikan.
Pada penutupan perdagangan Sabtu pagi, harga emas dunia tercatat berada di level USD 4.332 per troy ounce, sementara harga logam mulia domestik berada di kisaran Rp2.488.000 per gram.
Ia memaparkan dua skenario utama pergerakan harga emas dalam sepekan ke depan, yaitu:
- Jika terjadi koreksi harga emas dunia ke level USD 4.258, maka harga logam mulia domestik diperkirakan turun ke sekitar Rp2.458.000 per gram
- Jika harga emas dunia melonjak ke level USD 4.426, maka harga logam mulia berpotensi naik ke kisaran Rp2.518.000 per gram
Bahkan, dalam skenario ekstrem, harga emas domestik disebut berpeluang menyentuh Rp2.610.000 per gram pada akhir pekan apabila tren penguatan berlanjut.
Geopolitik jadi pemicu utama pergerakan harga emas
Pergerakan harga emas saat ini tidak bisa dilepaskan dari rangkaian peristiwa geopolitik besar yang terjadi di awal tahun. Beberapa faktor utama yang menjadi pendorong kenaikan harga emas antara lain:
- Serangan drone ke kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin yang memicu balasan militer besar-besaran ke Ukraina
- Ketegangan di Iran akibat intervensi Amerika Serikat terhadap demonstrasi besar
- Aksi militer Amerika Serikat di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya
Langkah sepihak Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump tersebut diprediksi akan memicu kecaman global serta memperburuk stabilitas politik internasional.
Baca Juga:Harga emas hari ini tanggal 5 januari 2026 Stabil! Ini Daftar Lengkap Galeri24 dan UBS!Tren investasi emas 2026 Diprediksi Melesat Saat Dunia Masih Diliputi Ketidakpastian!
Situasi ini mendorong investor global beralih ke aset safe haven seperti emas.
