Harga Emas Melonjak di Awal Tahun: Pertanda Harus Tahan Jual atau Pilih Beli? Ini Pembahasannya!

Harga Emas Melonjak di Awal Tahun
Harga Emas Melonjak di Awal Tahun / sumber: gemini ai
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Harga emas kembali menjadi sorotan publik setelah melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dan menyentuh kisaran Rp2,3–2,5 juta per gram untuk emas 24 karat.

Lonjakan ini memicu pertanyaan besar di kalangan masyarakat dan investor: lebih baik menahan emas yang dimiliki, mulai membeli, atau justru menjual sekarang?

Kenaikan harga emas tidak terjadi tanpa sebab.

Kombinasi inflasi global, ketidakpastian geopolitik, serta pelemahan nilai tukar rupiah membuat emas kembali menjadi aset lindung nilai yang paling diburu.

Baca Juga:Mau Jual Emas Tapi Surat Hilang? Ternyata Masih Bisa Tanpa Harus Rugi Besar! Ini Faktanya!Harga Emas Antam Hari Ini Tanggal 6 Januari 2025 Pecah Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah! Buyback Ikut Naik!

Harga emas saat ini di pasar Indonesia

Pada periode 1–4 Januari 2026, pergerakan harga emas di Indonesia menunjukkan tren bulanan yang menguat meski secara harian cenderung stagnan atau turun tipis.

Gambaran kondisi harga emas saat ini antara lain:

  • Harga emas Antam 1 gram berada di kisaran Rp2,32–2,50 juta
  • Harga buyback emas di level Rp2,34–2,48 juta per gram
  • Pergerakan harian relatif stabil, namun tren bulanan terus naik
  • Rata-rata harga emas Januari berada di kisaran Rp2,326 juta per gram

Kondisi ini memperlihatkan bahwa harga emas sudah berada di level tinggi, tetapi belum menunjukkan tanda pembalikan tren secara signifikan.

Faktor utama pendorong kenaikan harga emas

Lonjakan harga emas saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor global dan domestik yang saling berkaitan. Faktor-faktor ini membuat permintaan emas tetap kuat.

Beberapa pendorong utama kenaikan harga emas meliputi:

  • Inflasi global yang belum sepenuhnya terkendali
  • Ketidakpastian geopolitik di berbagai kawasan dunia
  • Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
  • Permintaan emas dari bank sentral dunia
  • Ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat
  • Ketegangan perdagangan global dan kebijakan tarif

Selama faktor-faktor ini masih berlangsung, harga emas berpotensi tetap berada di level tinggi.

Prediksi harga emas sepanjang 2026

Banyak analis memandang prospek harga emas pada 2026 masih sangat positif. Mayoritas proyeksi menyebutkan potensi kenaikan lanjutan meski disertai fluktuasi jangka pendek.

Beberapa prediksi harga emas 2026 antara lain:

  • Goldman Sachs memproyeksikan harga emas dunia bisa tembus US$5.000 per ons
  • Jika dikonversi ke rupiah, harga emas berpotensi mendekati Rp3 juta per gram
  • Bareksa memprediksi reli harga emas sebesar 5–20 persen sepanjang 2026
  • ICDX memberikan proyeksi lebih konservatif, namun tetap optimistis
0 Komentar