RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Program Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis) yang diinisiasi pemerintah melalui PT KAI Daop 4 Semarang mencatatkan capaian positif di Stasiun Pekalongan. Selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), tercatat sebanyak 501 unit sepeda motor memanfaatkan layanan naik-turun di stasiun tersebut.
Layanan ini terbagi dalam dua periode utama, yakni arus mudik relasi Jakarta Gudang – Semarang Tawang pada 23–30 Desember 2025, serta arus balik relasi Semarang Tawang – Jakarta Gudang pada 2–5 Januari 2026. Tingginya angka partisipasi ini menjadi sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat akan keselamatan berkendara.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa program Motis merupakan langkah strategis pemerintah untuk memindahkan beban jalan raya ke rel kereta api.
Baca Juga:MTs Salafiyah Wiradesa Sabet Juara 1 Lomba Senam Pramuka Kwarran, Tampil Energik dan Penuh KreativitasPersik Kendal Puncaki Klasemen Liga 4 Jateng Usai Cukur Persibara 3-0, Laskar Bahurekso Sapu Bersih!
“Melalui program Motis, masyarakat dapat mengirimkan sepeda motor menggunakan kereta api. Program ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan kendaraan roda dua di jalan raya serta menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya pada masa libur panjang Nataru,” jelas Luqman, Kamis (8/1/2026).
Data Arus Mudik dan Balik Stasiun Pekalongan
Berdasarkan data resmi KAI Daop 4, Stasiun Pekalongan melayani pergerakan motor yang cukup dinamis:
Arus Mudik: Tercatat 186 motor (48 naik dan 138 turun). Puncak arus mudik terjadi pada 27 Desember 2025.
Arus Balik: Angka meningkat signifikan menjadi 315 motor (210 naik dan 105 turun). Puncak arus balik tercatat pada 29 Desember 2025 dengan total 88 motor dalam sehari.
Luqman menilai antusiasme ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai beralih meninggalkan kebiasaan mudik jarak jauh menggunakan motor demi kenyamanan dan efisiensi waktu.
“Antusiasme masyarakat terhadap layanan Motis selama libur panjang Nataru sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama karena bebas macet, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.
Sinergi Tekan Angka Kecelakaan
Program Motis bukan sekadar layanan angkutan, melainkan instrumen penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang sering melibatkan kendaraan roda dua saat musim liburan. Dengan mengirimkan motor via kereta, pemudik dapat menempuh perjalanan menggunakan transportasi umum dan tetap memiliki kendaraan pribadi saat tiba di kampung halaman.
