RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen pada Jumat (9/1/2026) malam. Ratusan umat Kristiani se-Kabupaten Pekalongan berkumpul dalam perayaan Natal bersama tahun 2025 yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman.
Acara ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga ajang memperkuat silaturahmi lintas iman di Kabupaten Pekalongan. Dalam sambutannya, Wabup Sukirman yang mewakili Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan nilai-nilai Natal sebagai motor penggerak persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.
“Semoga damai Natal membawa kasih, berkat, pengharapan, dan kekuatan bagi kita semua. Amin,” ujar Sukirman dengan penuh ketulusan di hadapan para jemaat.
Baca Juga:Wali Kota Aaf Kukuhkan Pengurus BAMAGNAS Kota Pekalongan, Tegaskan Komitmen Toleransi Lintas ImanPuting Beliung Terjang Kesesi Pekalongan, 85 Rumah Rusak dan Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah
Meneguhkan Ukhuwah dalam Bingkai Kebangsaan
Sukirman memberikan apresiasi khusus kepada Perkumpulan Umat Kristiani (PerkumKris) yang dinilai berhasil menyatukan jemaat dalam suasana kekeluargaan. Ia menegaskan bahwa menjaga kerukunan adalah tanggung jawab bersama, serupa dengan konsep persaudaraan dalam Islam.
“Kerukunan harus terus kita jaga. Sama seperti dalam ajaran Islam dikenal ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathaniyah. Artinya menjaga kerukunan sesama umat, antarumat beragama, hingga persatuan dalam bingkai kebangsaan,” jelas Sukirman.
Pesan ini menjadi sangat relevan mengingat Kabupaten Pekalongan terus berupaya menjadi daerah yang inklusif dan harmonis bagi seluruh penganut agama.
Refleksi Natal: Kasih yang Menyatukan Hati
Menyampaikan pesan dari Bupati Fadia Arafiq, Sukirman menekankan bahwa Natal harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni kelahiran Yesus Kristus. Natal adalah waktu untuk refleksi diri akan pentingnya kasih sayang yang melampaui perbedaan.
“Ibu Bupati berharap kebersamaan ini tidak hanya hadir secara lahiriah, tetapi juga bersatu dalam hati dan tujuan. Kebersamaan adalah berkat nyata ketika kita hidup dalam kasih dan harmoni,” tambahnya.
Wabup juga mendorong para aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri dari kalangan Kristiani untuk terus meningkatkan dedikasi dalam melayani masyarakat dengan landasan nilai-nilai keagamaan yang kuat.
Optimisme Menyongsong Tahun 2026
Menutup rangkaian acara, Sukirman mengajak seluruh elemen masyarakat menyambut tahun 2026 dengan semangat pembenahan diri. Kerukunan antarumat beragama diyakini menjadi modal utama untuk mewujudkan visi pembangunan daerah.
