Oleh karena itu, verifikasi ulang menjadi kunci agar anggaran negara dan dana umat dari Baznas tidak sia-sia. Dinkes memastikan pembangunan dari Baznas Provinsi ditargetkan selesai paling lambat akhir Februari 2026. Saat ini, beberapa wilayah seperti Kelurahan Degayu tercatat telah merampungkan pembangunan fisiknya.
Melalui masifnya program jambanisasi ini, Pemkot Pekalongan optimis derajat kesehatan masyarakat akan meningkat secara bertahap. Kesadaran warga akan pentingnya memiliki jamban sendiri diharapkan dapat memutus rantai perilaku buang air besar sembarangan (BABS) di Kota Batik. (nul)
