Hujan Angin di Kendal Tumbangkan Pohon Jati dan Asem Londo, Akses Jalan dan Listrik Sempat Putus Total

Hujan Angin di Kendal Tumbangkan Pohon Jati dan Asem Londo, Akses Jalan dan Listrik Sempat Putus Total
ABDUL GHOFUR EVAKUASI - Petugas BPBD Kendal bersama relawan mengevakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalan akibat hujan disertai angin kencang, dengan menggunakan mesin chainsaw, Rabu dini hari (14/1/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Kendal pada Selasa malam hingga Rabu dini hari memicu rentetan peristiwa pohon tumbang. Akibatnya, akses transportasi warga terputus dan jaringan listrik di beberapa titik sempat mengalami gangguan serius.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Kendal, insiden tersebut terjadi pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 01.49 WIB di dua lokasi berbeda. Titik pertama berada di Jalan Raya Kedungsuren, Kecamatan Kaliwungu Selatan, sementara titik kedua di Jalan Ndoro Sembo, Kecamatan Ngampel.

Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Kendal, Iwan Sulistyo, mengungkapkan bahwa cuaca buruk yang terjadi sejak Selasa sore menjadi penyebab utama tumbangnya pohon-pohon besar tersebut.

Baca Juga:Angka Kemiskinan Batang Turun Jadi 7,79 Persen, Sektor Formal dan Program Daker Jadi Kunci KeberhasilanSering Masuk Rumah dan Mengamuk, ODGJ Meresahkan di Siwalan Diamankan Satpol PP Kabupaten Pekalongan

“Hujan disertai angin kencang menyebabkan beberapa pohon tidak mampu menahan beban dan akhirnya tumbang. Begitu menerima laporan, tim langsung kami terjunkan ke lokasi,” ujar Iwan saat memberikan keterangan resmi, Rabu (14/1/2026).

Pohon Jati Timpa Jaringan Listrik

Di lokasi pertama, yakni Desa Sirowo, sebuah pohon jati berdiameter 60 sentimeter tumbang melintang di tengah jalan. Tak hanya menutup akses kendaraan, batang pohon yang besar tersebut juga menimpa kabel jaringan listrik PLN yang membentang di kawasan Jalan Raya Kedungsuren.

Sementara itu, di Desa Dempelrejo, pohon asem londo berdiameter 30 sentimeter roboh dan menutupi badan jalan utama. Hal ini menyebabkan aktivitas kendaraan di Jalan Ndoro Sembo sempat lumpuh total sebelum petugas tiba di lokasi.

“Penanganan dilakukan secara cepat agar akses jalan bisa segera dibuka dan tidak menimbulkan risiko lanjutan bagi masyarakat,” tegas Iwan.

Evakuasi Cepat Tim Gabungan

Merespons laporan dari warga dan petugas PLN, tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, Damkar, PMI, serta PLN dikerahkan untuk melakukan pembersihan. Petugas menggunakan gergaji mesin untuk memotong batang pohon menjadi bagian kecil agar mudah dievakuasi dari badan jalan.

Iwan memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Seluruh material pohon berhasil dibersihkan sekitar pukul 02.40 WIB, sehingga akses jalan kembali normal dan risiko korsleting listrik akibat tertimpa dahan dapat segera ditangani oleh petugas PLN.

0 Komentar